Tingkatkan Ekonomi Mustahik, BAZNAS RI Luncurkan Program Disabilitas Berdaya
23/04/2025 | Penulis: Humas BAZNAS
Tingkatkan Ekonomi Mustahik, BAZNAS RI Luncurkan Program Disabilitas Berdaya
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan program “Disabilitas Berdaya BAZNAS” bersama kelompok Anggrek Karya Cacat Berkreasi (KCB) yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan pemberdayaan ekonomi mustahik disabilitas.
Program “Disabilitas Berdaya BAZNAS” ini diproyeksikan menjadi program pemberdayaan jangka pendek, menengah dan panjang, di mana penyandang disabilitas yang termasuk mustahik akan dibekali pelatihan padat kaarya dan diharapkan dapat masuk dan diterima dalam dunia kerja, baik sebagai pekerja, maupun sebagai pelaku enterpreneurship. Adapun pelaksanaan program BAZNAS bersama kelompok Anggrek ini melibatkan penyandang disabilitas binaan KCB yang tersebar di Jabodetabek sebanyak 30 orang.
Peluncuran program tersebut diselenggarakan di Rumah Produksi Anggrek, Kabupaten Tangerang, Selasa (22/04/2025). Turut hadir Kepala Divisi Optimasi dan Pemasaran Produk Mustahik BAZNAS RI Deden Kuswanda yang mewakili Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., Pembina Yayasan Solidaritas Disabilitas Sutikarno, serta Ketua Kelompok Anggrek KCB Yuli.
Kepala Divisi Optimasi dan Pemasaran Produk Mustahik BAZNAS RI, Deden Kuswanda, mengatakan, kerja sama yang dilakukan BAZNAS dengan Anggrek KCB sudah terjalin sejak 2020. Menurutnya, ini merupakan bukti nyata bahwa BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan tetapi juga memberikan pendampingan yang berkelanjutan dengan tujuan agar kelompok disabilitas ini dapat berdaya, mandiri dan dapat meningkatkan ekonomi mereka.
“BAZNAS sangat mensuport program-program inklusi seperti ini, pemberdayaan ekonominya dengan targetnya para mustahik disabilitas ini kemudian bisa menjadi muzaki. Ini gaung yang sangat besar, dan agar masyarakat tahu bahwa ini hasil dari zakat yang diberikan ke BAZNAS, jadi masyarakat yang awalnya belum membayar zakat melalui BAZNAS jadi bisa ikut,” ujar Deden.
Deden menyebutkan, BAZNAS sangat terbuka dengan kerja sama seperti ini untuk memberikan pelatihan dan pemberdayaan ekonomi kepada masyarakat bersama pihak-pihak lainnya. Sehingga BAZNAS bisa lebih banyak menjangkau kelompok-kelompok disabilitas lainnya di pelbagai daerah.
“Kami siap berkolaborasi dengan siapa saja dan kami terbuka berkolaborasi dengan pihak-pihak lainnya. Semoga Allah SWT meridhoi langkah-langkah kita,” kata Deden.
Secara terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA, mengatakan tingkat kesejahteraan ekonomi para penyandang disabilitas di Indonesia masih tergolong sangat rendah. Hal tersebut didasari oleh berbagai macam faktor seperti diskriminasi da?am dunia kerja, infrastruktur dan fasilitas yang tidak ramah disabilitas, rendahnya tingkat pendidikan dan keterampilan untuk bisa bersaing di dunia kerja.
Oleh karena itu, menurutnya, pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dan produktivitas para mustahik disabilitas, termasuk meningkatkan Disability Inclusion (Inklusi Disabilitas) melalui berbagai program pemberdayaan yang berkelanjutan sangat dibutuhkan.
“Program ini merupakan wujud nyata BAZNAS dalam memberikan dukungan materil terhadap pelaksanaan program serta pembinaan kepada para penerima manfaat program. Muudah-mudahan program ini memberikan keberkahan bagi kita semua,” kata Saidah.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Kelompok Anggrek KCB, Yuli menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS RI yang telah memberikan suport yang luar biasa dan telah memberikan kepercayaan kepada Anggrek KCB untuk turut serta memberikan pelatihan-pelatihan dan keterampilan-keterampilan kepada para penyandang disabilitas.
“Terima kasih BAZNAS yang sudah mensuport pelatihan-pelatihan yang sudah dijalankan Anggrek KCB dari yang tidak punya apa-apa sampai sekarang punya 75 unit mesin, dari Jawa Timur hingga hari ini di Tangerang,” ujar Yuli.
Yuli menuturkan, suport BAZNAS kepada teman-teman disabilitas sudah terbukti nyata di Bekasi. Pelatihan yang diberikan pada tahun 2020 kepada orangtua dengan downsyndrom untuk membuat keripik, saat ini status mereka sudah bukan lagi penerima zakat namun menjadi pemberi zakat. Bahkan mereka juga sudah mempekerjakan orang-orang normal.
“Dari Anggrek KCB mustahik sekarang Alhamdulillah sudah menjadi muzaki, semoga semua peserta pelatihan dan anggota binaan Anggrek KCB bisa menjadi contoh gerakan dari mustahik menjadi muzaki dalam program BAZNAS Berdaya. Terima kasih BAZNAS yang sudah lima tahun mensuport kami,” ujar Yuli.
Berita Lainnya
UKMF LAW DEBATE COMMUNITY UIN RADEN INTAN LAMPUNG SALURKAN DONASI PEDULI KORBAN GEMPA NTT
Sharing dan Diskusi Bersama Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Bandar Lampung
Kurangi Resiko Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, BAZNAS Kota Bandar Lampung Bagikan Masker
Penerima Program Bidang Pendidikan BAZNAS Kota Bandar Lampung Menjuarai Ajang Internasional di Malaysia
Membangun Asa Untuk Adinda Azkiya
Lebaran Anak Yatim, BAZNAS Kota Bandar Lampung Salurkan Belasan Kambing Untuk Yatim Dhuafa
BAZNAS Kota Bandar Lampung Bersama Mahasiswa KKN/PKL UIN Raden Intan Lampung Salurkan Bantuan Makanan dan Pakaian kepada Masyarakat
Terima Kasih Muzakki, Zakat Kita Membantu Adinda Wulan Melanjutkan Pengobatan
Dzikir dan Doa Bersama Sambut Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81
Penyaluran Donasi Sedekah Makanan Bersama Mahasiswa UIN Raden Intan Lampung
TERIMA KASIH MUZAKI, PASIEN IDAP JANTUNG BOCOR LANJUTKAN PENGOBATAN KE JAKARTA
Perkuat Kesadaran Berzakat, BAZNAS Kota Bandar Lampung Memberikan Pembekalan Kepada Peserta Magang UIN Raden Intan Lampung
BAZNAS KOTA BANDAR LAMPUNG SOSIALISASI ZAKAT DI CAR FREE DAY TUGU ADIPURA
Sosialisasi Layanan Akses Satu Data ZISDSKL yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama
KURBAN BERKAH: BAZNAS KOTA BANDAR LAMPUNG SALURKAN 4 EKOR HEWAN KURBAN

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Bandar Lampung.
Lihat Daftar Rekening →