WhatsApp Icon
Membangun Asa Untuk Adinda Azkiya

Bandar Lampung (Kamis, 09 Juli 2026), BAZNAS Kota Bandar Lampung menyalurkan program bidang kesehatan untuk bantuan operasional pengobatan pasien yang bernama Azkiya (6 tahun)-salah satu warga Kota Bandar Lampung. Berdasarkan hasil rekam medis dari salah satu Rumah Sakit, Adinda Azkiya mengalami beberapa diagnosa medis antara lain Jantung Bocor, Syndrom disertai dengan Gizi Buruk. Pasien Sudah beberapa kali mengalami pengobatan di Rumah Sakit di Bandar Lampung dan penanganan medis lanjutan di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta.

Melalui program bidang kesehatan yang merupakan salah satu dari 5 program prioritas, BAZNAS Kota Bandar Lampung menyalurkan bantuan operasional pengobatan pasien untuk mendapat tindakan medis lanjutan ke Jakarta. Penyaluran bantuan ini diserahkan secara langsung oleh Kepala Sekretariat BAZNAS Kota Bandar Lampung, Doni Peryanto,S.Pi mewakili Ketua BAZNAS Kota Bandar Lampung, Ust. H. Ismail Saleh, S.Hi.,M.H.

Tidak hanya memberikan bantuan biaya operasional berobat, BAZNAS Kota Bandar Lampung juga memberikan rekomendasi dan koordinasi dengan lembaga lain di sekitar lokasi pengobatan pasien agar kedepannya bisa dibantu sehingga bisa meringankan biaya operasional pasien selama berobat di Jakarta. 

Terima kasih Muzakki, terima kasih orang baik yang terus menyalurkan zakat infak sedekahnya melalui BAZNAS Kota Bandar Lampung, Karena sebagian harta yang dititipkan melalui BAZNAS Kota Bandar Lampung sangat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi para Mustahik. Semoga adinda Azkiya mendapatkan penanganan medis terbaik dan bisa pulih sehat ceria kembali berkumpul bermain bersama keluarga..aamiin

Mari salurkan zakat infak sedekah terbaiknya melalui :

 

Bank BSI 372.777.0075

 

Bank Mandiri 114.00.1242.3144

 

Bank Lampung 380.03.04.99000.6

 

Bank BCA Syariah 066.300.6666

 

Bank Waway 001.10.005.22

 

 

 

An. BAZNAS Kota Bandar Lampung

 

 

 

Atau bisa melalui Kantor BAZNAS Kota Bandar Lampung jl. Basuki Rahmat No.26, Sumur Putri, Teluk Betung Selatan, Kota Bandar lampung.

 

Bisa menghubungi nomor layanan 08117911126

 

 

 

BAZNAS KOTA BANDAR LAMPUNG

09/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Bandar Lampung
Lebaran Anak Yatim, BAZNAS Kota Bandar Lampung Salurkan Belasan Kambing Untuk Yatim Dhuafa

Bandar Lampung-Bertepatan dengan Hari Lebaran Anak Yatim, BAZNAS Kota Bandar Lampung dalam agenda menyambut bulan Muharram 1447 H / 2026 M melaksanakan program bidang dakwah dan sosial dengan menyalurkan belasan hewan kambing untuk yayasan dan panti yatim dhuafa di Kota Bandar Lampung. Adapun penyaluran program ini disalurkan kepada 11 Panti Asuhan Yatim Dhuafa yang tersebar di Kota Bandar Lampung. 

BAZNAS Kota Bandar Lampung menyalurkan secara langsung hewan kambing ke 11 Panti Asuhan Yatim Dhuafa untuk dimanfaatkan sebagai tambahan pangan bergizi untuk anak-anak dan dhuafa yang ada disana. Tidak hanya itu, BAZNAS Kota Bandar Lampung juga menyalurkan beberapa paket pakaian layak pakai yang dihimpun dari para donatur.

"BAZNAS Kota Bandar Lampung pada hari ini berbagi dengan adik-adik dan saudara kita yang ada di panti yayasan di beberapa lokasi di Bandar Lampung. ini adalah bagian dari rangkaian kegiatan kita semua menyambut muharram 1447 H agar tahun baru islam ini disambut dengan haru bahagia juga oleh saudara-saudara kita yang ada di panti sosial" kata Ketua BAZNAS Kota Bandar Lampung, Ust. H. Ismail Saleh, S,Hi, M.H

Terima kasih para muzakki dan donatur yang sudah menyalurkan zakat infak sedekahnya melalui BAZNAS Kota Bandar Lampung, semoga di tahun baru islam 1447 H ini memberikan keberkahan bagi kita semua.

BAZNAS KOTA BANDAR LAMPUNG

02/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Bandar Lampung
KURBAN BERKAH: BAZNAS KOTA BANDAR LAMPUNG SALURKAN 4 EKOR HEWAN KURBAN

Bandar Lampung- Bertepatan dengan momen Idul Adha 1447 H / 2026 M, BAZNAS Kota Bandar Lampung mengadakan pemotongan dan penyaluran hewan kurban untuk masyarakat Kota Bandar Lampung. Pada Idul Adha 1447 H / 2026 M ini, BAZNAS Kota Bandar Lampung mengadakan pemotongan dan penyaluaran hewan kurban sebanyak 4 ekor sapi dengan bobot sekitar 450 - 480 kg/sapi.


BAZNAS Kota Bandar Lampung melaksanakan pemotongan hewan kurban Idul Adha 1447 H / 2026 M pada hari kedua, yakni pada tanggal 28 Mei 2026 yang bertempat di Kantor BAZNAS Kota Bandar Lampung, Jl. Basuki Rahmat, no.26, Sumur Putri, Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung. Pemotongan 4 ekor sapi hewan kurban pada tahun ini dilaksanakan di dua tempat yakni pemotongan di Kantor BAZNAS Kota Bandar Lampung sebanyak 2 ekor sapi dan 2 ekor sapi lagi dipotong dan disalurkan melalui Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk disalurkan kepada masyarakat yang ada di Kota Bandar Lampung. 

Pemotongan hewan kurban di BAZNAS Kota Bandar Lampung berjalan dengan lancar sesuai dengan SOP pemotongan hewan dan disaksikan oleh Pimpinan, Dewan Pengawas dan Pelaksana BAZNAS Kota Bandar Lampung.

Ketua BAZNAS Kota Bandar Lampung, Ustadz H. Ismail Saleh mengatakan persiapan kurban telah dilakukan sejak pasca-Lebaran Idul Fitri atau setelah Syawal 1447 Hijriah, dengan menggencarkan publikasi kepada para muzakki dan donatur.

“Kita persiapan dari mulai pasca-Syawal kemarin sudah mulai publikasi kepada para muzakki atau donatur untuk mengajak mereka menyalurkan kurban melalui BAZNAS Kota Bandar Lampung,” kata Ismail, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, BAZNAS juga melakukan koordinasi dengan berbagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ), masjid, hingga yayasan yang ingin menitipkan hewan kurban untuk disalurkan kepada masyarakat.

“Jadi kita juga koordinasi dengan UPZ masjid dan yayasan, sekiranya ada yang mau dititipkan ke kita untuk disalurkan ke masyarakat Kota Bandar Lampung,” ujarnya.

Meski demikian, Ismail mengakui pengumpulan donasi tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ekonomi masyarakat disebut menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi penghimpunan zakat maupun kurban.

“Kalau untuk saat ini memang dari Ramadan kemarin secara pengumpulan kita menurun dibandingkan tahun sebelumnya karena faktor ekonomi sangat berpengaruh, termasuk pengumpulan kurban juga sangat berpengaruh,” jelasnya.

Ia mengatakan sebagian masyarakat juga memilih menyalurkan hewan kurban secara mandiri melalui masjid atau yayasan yang telah memiliki legalitas resmi dari BAZNAS.

“Walaupun tidak banyak, beberapa ada juga yang menyalurkannya sendiri melalui UPZ yang sudah mendapat legalitas resmi dari BAZNAS Kota Bandar Lampung. Jadi masyarakat tidak hanya fokus ke BAZNAS, mereka juga bisa menyalurkan ke masjid atau yayasan yang memang sudah mendapatkan SK legalitas dari BAZNAS,” katanya.

Pada Idul Adha tahun ini, BAZNAS Kota Bandar Lampung menargetkan empat ekor sapi kurban. Dua ekor sapi rencananya akan dipotong di kantor BAZNAS untuk warga sekitar, sedangkan dua lainnya akan digabungkan bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung dan sejumlah organisasi lainnya.

“Kalau pembagian di lingkungan sekitar, kita koordinasi dengan RT dan kelurahan karena mereka lebih tahu mana warga yang lebih berhak menerima,” katanya.

Sementara untuk penyaluran bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung, distribusi akan dilakukan di sejumlah titik di 20 kecamatan dengan melibatkan berbagai lembaga zakat lainnya.

“Tahun lalu dari dua sapi bisa menjadi sekitar 300 sampai 400 paket. Itu sudah termasuk tulang dan daging, rata-rata per kantong mendapatkan sekitar 0,9 sampai 1 kilogram daging,” tambahnya.

Ismail juga menyebut pengumpulan hewan kurban masih dibuka hingga Kamis mendatang. “Belum ditutup, insyaallah pemotongan sampai hari Kamis. Jadi masih menerima,” ujarnya.

Selain fokus pada penyaluran kurban di Bandar Lampung, BAZNAS Kota Bandar Lampung juga turut menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana di Sumatra melalui program kurban siap saji.

“Kita juga menyalurkan daging hewan kurban siap makan dalam bentuk kaleng melalui koordinasi dengan BAZNAS pusat untuk tiga provinsi terdampak bencana di Sumatera,” pungkasnya.

 

 

02/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Bandar Lampung
Penerima Program Bidang Pendidikan BAZNAS Kota Bandar Lampung Menjuarai Ajang Internasional di Malaysia

Bandar Lampung - Salah satu siswa putra daerah asal Bandar Lampung yang berasal dari MAN 1 Kota Bandar Lampung berhasil menoreh prestasi dikancah internasional, siswa itu adalah Al Amin Fadilah M.Zain merupakan siswa berprestasi yang mendapat dukungan dari BAZNAS Kota Bandar Lampung melalui program bidang pendidikan untuk mengikuti kompetensi ASTAR Scrabble Challenge International (ASCI) pada tanggal 23 - 24 Mei 2026 yang berlangsung di KL Gateway Mall, Kuala Lumpur, Malaysia. 

 

Ajang kompetensi internasional ini diselenggarakan oleh university Malaya yang diikuti oleh peserta siswa dari berbagai negara di ASEAN. Pada ajang ini, Al Amin Fadilah M Zain sebagai perwakilan dari Indonesia dan berhasil menyambet Juara 3 Kompetensi Scrabble Internasional ini.

 

"Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dari BAZNAS Kota Bandar Lampung atas bantuan melalui program bidang pendidikan ini, sehingga saya bisa mengikuti kompetensi ini atas dukungan dari BAZNAS Kota Bandar Lampung dan berbagai pihak yang sudah membantu saya, Alhamdulilah..Terima kasih " ucap Al Amin Fadilah M. Zain. 

 

BAZNAS Kota Bandar Lampung mengucapkan terima kasih kepada para Muzaki yang sudah menyalurkan zakat infak sedekah nya melalui BAZNAS Kota Bandar Lampung, sehingga semakin banyak program kolaborasi yang bisa dijalankan.

 

"Komitmen BAZNAS Kota Bandar Lampung melalui program bidang pendidikan dengan bersinergi bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung tidak hanya memberikan bantuan dukungan untuk siswa atau mahasiswa berprestasi yang mengikuti ajang internasional, selain itu kami juga memiliki program bidang pendidikan seperti bantuan tunggakan UKT/SPP, Beasiswa Pendidikan, Bantuan Alat Sekolah serta program lainnya yang memberikan manfaat bagi siswa ataupun mahasiswa di Kota Bandar Lampung" tambah Ketua BAZNAS Kota Bandar Lampung, Ust. H. Ismail Saleh, S.H.i,M.H

 

BAZNAS KOTA BANDAR LAMPUNG

26/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Bandar Lampung
BAZNAS KOTA BATAM LAKUKAN AUDIENSI KE BAZNAS KOTA BANDAR LAMPUNG

Bandar Lampung ( 21 Mei 2026 ), Bertempat di Kantor BAZNAS Kota Bandar Lampung Jl. Basuki Rahmat No,26, Sumur Putri, Teluk Betung Selatan, BAZNAS Kota Bandar Lampung menerima kunjungan audiensi dari BAZNAS Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Kunjungan ini dalam rangka sharing dan diskusi serta berbagi pengalaman antar kedua lembaga guna memperkuat pengelolaan ZIS di masing-masing lembaga. Pada kunjungan ini BAZNAS Kota Batam dihadiri oleh Hj. Sylvanni Syafruddin, Amd,.CPS selaku Wakil Ketua IV dan didampingi oleh Elvira Veronica Ramlan, Amd selaku staf pelaksana. 

Kunjungan audiensi ini diterima secara langsung oleh para Pimpinan BAZNAS Kota Bandar Lampung, Ust. H. Ismail Saleh, S.H.i., M.H (Ketua), Cahyo Prabowo, S.P (Wakil Ketua II), H. Rusdi Said, S.E (Wakil Ketua III), H.M. Ruslan Ali (Wakil Ketua IV) serta Doni Peryanto, S.Pi (Kepala Pelaksana). Pada pertemuan ini kedua lembaga membahas bagaimana program kerja antar kedua lembaga serta SOP yang berlaku dalam hal penguatan tata kelola lembaga guna memberikan manfaat yang lebih banyak bagi para Musthaik dan Muzaki.

"Kami mengucapkan banyak terima kasih atas sambutan dari Para Pimpinan BAZNAS Kota Bandar Lampung, banyak hal yang bisa kita diskusikan guna memberikan hal-hal yang positif untuk kedua lembaga agar kedepan bisa menjadi lebih baik lagi. semoga silahturahmi ini tetap berjalan dan bisa kami sambut kedatangan rekan-rekan BAZNAS Kota Bandar Lampung di BAZNAS Kota Batam " tambah Ibu Hj. Sylvanni Syafruddin, Amd., CPS

Ada beberapa kesamaan program antara BAZNAS Kota Bandar Lampung dengan BAZNAS Kota Batam diberbagai bidang yang bisa diambil beberapa point untuk kebaikan kedua lembaga kedepannya. BAZNAS Kota Bandar Lampung dan BAZNAS Kota Batam sama-sama memiliki potensi ZIS yang cukup besar di sektor perusahaan, terutama perusahaan swasta.

"terima kasih dan selamat datang di Kantor BAZNAS Kota Bandar Lampung. Semoga kunjungan ini bisa memberikan manfaat kedua lembaga. kami tentunya akan banyak belajar dari BAZNAS Kota Batam dari aspek pengumpulan dan penyaluran yang luar biasa disana. Semoga nanti kami bisa silahturahmi ke BAZNAS Kota Batam. Salam hangat kami dari BAZNAS Kota Bandar Lampung untuk pimpinan dan keluarga besar BAZNAS Kota Batam" Tutup Ketua BAZNAS Kota Bandar Lampung, Ust. H. Ismail Saleh, S.H.i,.M.H


BAZNAS KOTA BANDAR LAMPUNG

21/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Bandar Lampung

Berita Terbaru

BAZNAS Siapkan Strategi Penanganan Bencana Tahun 2025 untuk Jaga Keselamatan Masyarakat
BAZNAS Siapkan Strategi Penanganan Bencana Tahun 2025 untuk Jaga Keselamatan Masyarakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI tengah merancang strategi khusus untuk mengantisipasi dan menangani potensi bencana pada tahun 2025, sebagai bagian dari upaya melindungi keselamatan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Kepala Divisi Kebencanaan BAZNAS RI, Dian Aditya Mandana Putri, dalam Pengajian Selasa Pagi bertema “Program dan Pembinaan BAZNAS Tanggap Bencana 2025” yang diadakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV pada Selasa (3/12/2024). Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec., Ph.D., menyoroti tingginya potensi bencana alam di Indonesia, seperti banjir, gempa bumi, hingga letusan gunung berapi. “Mitigasi bencana menjadi langkah strategis yang sangat penting untuk meminimalkan risiko dan dampak bencana terhadap masyarakat,” ujar Prof. Nadra. Ia menambahkan, strategi penanganan bencana merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menciptakan masyarakat yang lebih tangguh, baik secara fisik, mental, maupun spiritual, dalam menghadapi berbagai bencana. Dian Aditya Mandana Putri menjelaskan bahwa BAZNAS RI telah merumuskan tiga pilar utama dalam strategi penanganan bencana, yakni penguatan koordinasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), dan penyempurnaan standar layanan. “Ketiga pilar ini dirancang agar dapat diterapkan meskipun tidak dalam situasi darurat, sehingga masyarakat lebih siap menghadapi kemungkinan bencana,” ungkapnya. BAZNAS juga menjalankan sejumlah program mitigasi bencana untuk mengurangi dampak dan jumlah korban, seperti Kampung Tanggap Bencana, Madrasah Aman Tanggap Bencana, dan BTB Goes to School. “Program-program ini bertujuan mendampingi masyarakat di daerah rawan bencana agar mereka memiliki kesiapan dan pemahaman dalam menghadapi situasi darurat. Dengan demikian, mereka dapat bertindak cepat dan tepat saat bencana terjadi,” jelas Dian. Ia menyebutkan, program-program tersebut telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat di daerah pedesaan, bahkan beberapa desa kini mampu membantu wilayah tetangga yang terkena bencana. “Alhamdulillah, di beberapa wilayah program ini telah berhasil. Bahkan, masyarakat setempat mampu membentuk kelompok kerja (pokja) tanggap bencana untuk membantu desa atau kelurahan lain yang terdampak,” ujarnya. Hingga akhir 2024, BAZNAS RI telah menginisiasi 27 lokasi Kampung Tanggap Bencana di berbagai wilayah Indonesia. “Ke depan, kami berencana menambah lokasi baru sekaligus memastikan keberlanjutan program di 27 titik yang sudah ada. Tujuannya agar masyarakat lebih siap jika terjadi bencana,” tutup Dian. KONTRI : RIPALDI EDITOR : PUTRI
BERITA12/02/2025 | Humas
BAZNAS RI Pertahankan Sertifikasi ISO dan Perkuat Sistem Pengelolaan Zakat yang Transparan
BAZNAS RI Pertahankan Sertifikasi ISO dan Perkuat Sistem Pengelolaan Zakat yang Transparan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil mempertahankan dua sertifikasi penting, yaitu ISO 9001:2015 untuk Sistem Manajemen Mutu dan ISO 37001:2016 untuk Sistem Manajemen Anti Penyuapan yang diterbitkan oleh PT Garuda Sertifikasi Indonesia. BAZNAS terus meneguhkan penerapan prinsip 3A (Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI) dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang diterima dari para muzaki. Penyerahan simbolis kedua sertifikat tersebut berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, pada Rabu (5/2/2025). Hadir dalam acara tersebut Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., bersama perwakilan dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia, Eko Sutrisno. "Alhamdulillah BAZNAS RI berhasil mempertahankan sertifikat ISO setiap tahun. Ini menjadi bukti keseriusan kami dalam mengawasi dan mengoptimalkan manajemen internal BAZNAS," kata Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. Ketua BAZNAS RI tersebut menjelaskan bahwa lembaganya berkomitmen untuk terus meningkatkan pengelolaan zakat sesuai dengan standar ISO 9001:2015 dan ISO 37001:2016. Tujuannya adalah agar pengelolaan zakat dapat berjalan dengan efektif, efisien, dan transparan. Menurut Kiai Noor, ISO 9001:2015 bertujuan untuk memastikan kualitas manajemen, menjamin bahwa layanan yang diberikan memenuhi standar mutu dan mematuhi regulasi yang berlaku. Sedangkan sertifikasi ISO 37001:2016 adalah komitmen BAZNAS untuk menjaga akuntabilitas dalam pengelolaan zakat serta mencegah korupsi dan praktik suap. BAZNAS memperoleh sertifikat ISO 37001:2016 setelah menjalani audit ulang oleh Badan Sertifikasi Garuda Sertifikasi Indonesia dengan cakupan layanan pengelolaan zakat, pengumpulan, pendistribusian, dan pendukung lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Zainulbahar Noor, Pimpinan BAZNAS Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan, menyampaikan bahwa pencapaian ini akan memotivasi BAZNAS untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Menurutnya, penghargaan ini juga menunjukkan bahwa manajemen BAZNAS memenuhi standar yang berlaku. Eko Sutrisno dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia memberikan penghargaan kepada BAZNAS atas keberhasilannya mempertahankan dua sertifikat ISO tersebut, yang menurutnya menunjukkan bahwa BAZNAS tetap menjaga kepercayaan publik dan menjadi contoh bagi Lembaga Amil Zakat (LAZ) lainnya di Indonesia. Ia berharap BAZNAS dapat memperluas penerapan standar ini ke tingkat daerah, memastikan transparansi dan akuntabilitas terjaga. Untuk informasi, BAZNAS pertama kali mendapatkan sertifikat ISO 9001:2008 pada 2018 dan terus memperbaharui sertifikasinya, hingga kini memperoleh versi terbaru ISO 9001:2015 dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia. Begitu pula dengan ISO 37001:2016 yang pertama kali diterapkan pada 2019, dan kini diperoleh dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia dengan cakupan seluruh unit kerja BAZNAS. kontributor: meisa editor: mas
BERITA12/02/2025 | Humas
Gelar Wakaf & Zakat Run 2024: BWI, Kemenag, dan BAZNAS Ajak Masyarakat Berolahraga Sambil Beramal
Gelar Wakaf & Zakat Run 2024: BWI, Kemenag, dan BAZNAS Ajak Masyarakat Berolahraga Sambil Beramal
Badan Wakaf Indonesia (BWI), Kementerian Agama (Kemenag) RI, dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI akan menyelenggarakan Wakaf dan Zakat Fun Run (Waqf Run) 2024 pada 22 Desember 2024 di Jakarta. Dengan tema “Sehat Bersama, Wakaf dan Zakat untuk Sesama, demi Mewujudkan Indonesia Emas 2045,” kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam wakaf dan zakat. Ketua BWI sekaligus Dirjen Bimas Islam, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, menjelaskan bahwa acara ini merupakan upaya inovatif untuk mengenalkan literasi wakaf dan zakat secara kreatif. Ia optimistis, kolaborasi antarlembaga dapat meningkatkan kesadaran publik dan memperkuat ekosistem wakaf serta zakat di Indonesia. “Kami mengundang masyarakat untuk turut serta dalam Waqf Run 2024. Selain menyehatkan, ini juga menjadi peluang untuk berbagi keberkahan melalui wakaf dan zakat,” ungkap Prof. Kamaruddin. Ia menargetkan sebanyak 1.500 peserta dari berbagai latar belakang dan berharap kegiatan ini juga dapat mendukung literasi digital melalui aplikasi Satu Wakaf. Ketua BAZNAS, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menekankan bahwa wakaf dan zakat adalah solusi untuk memperkuat ekonomi umat. Ia berharap melalui kegiatan ini, masyarakat dapat berkontribusi dengan cara yang menyenangkan sambil membangun solidaritas sosial. “Sudah saatnya wakaf dan zakat menjadi bagian penting dalam kehidupan kita,” ujarnya. Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur, MA, menyebut Waqf Run 2024 sebagai wujud nyata memasyarakatkan wakaf dan zakat. Dengan biaya pendaftaran Rp150.000, termasuk wakaf minimal Rp50.000, peserta dapat berolahraga sekaligus berbagi keberkahan. Acara ini juga akan dimeriahkan dengan hiburan musik, permainan interaktif, dan berbagai kegiatan lainnya. Beragam lembaga seperti BWI, BAZNAS, Kemenkeu, OJK, Bank Indonesia, serta ATR/BPN turut terlibat. Berikut jadwal kegiatannya: - 12 November–15 Desember 2024: Pendaftaran daring melalui bit.ly/waqfrun2024. - 20–21 Desember 2024: Pengambilan race kit. - 22 Desember 2024: Pelaksanaan mulai pukul 06.00 WIB. Ayo jadikan Waqf Run 2024 sebagai langkah nyata menuju Indonesia yang lebih sehat, berdaya, dan adil! Daftarkan diri Anda sekarang dan berkontribusilah untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045!
BERITA12/02/2025 | Humas
BAZNAS Dorong Kemajuan Pendidikan Papua dengan Peluncuran Buku Inspiratif
BAZNAS Dorong Kemajuan Pendidikan Papua dengan Peluncuran Buku Inspiratif
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperingati Hari Guru Nasional 2024 dengan memperkenalkan buku bertema edukasi di Papua, yang menyoroti perjalanan inspiratif para pengajar di wilayah tersebut. Acara peluncuran dilakukan secara virtual melalui kanal YouTube BAZNAS TV baru-baru ini di Jakarta. Acara tersebut dihadiri berbagai tokoh, termasuk Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Pimpinan BAZNAS bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, perwakilan perguruan tinggi, dan mentor beasiswa untuk para guru di Papua. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menjelaskan, momentum Hari Guru Nasional dimanfaatkan untuk menegaskan bahwa dana zakat dapat digunakan dalam mendukung pendidikan, khususnya di daerah terpencil yang membutuhkan perhatian lebih. Menurut dia, inisiatif ini bertujuan meningkatkan kualitas guru dan mewujudkan pemerataan pendidikan sebagai langkah menuju Indonesia Emas 2045. Selain itu, ia juga memaparkan peran BAZNAS dalam mendukung pembangunan pendidikan tinggi di Papua melalui program Beasiswa Guru Papua. Program ini bekerja sama dengan tiga perguruan tinggi di Papua, yaitu IAIN Fattahul Muluk Papua, IAIN Sorong, dan Universitas Cendrawasih, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 150 orang. Bantuan tersebut mencakup pembiayaan pendidikan dan bimbingan dari mentor kampus. Hasil dari program ini melahirkan buku yang menggambarkan perjuangan para guru di Papua, yang bertujuan memberikan inspirasi dan menyuarakan urgensi pendidikan di wilayah tersebut. Menurut Pimpinan BAZNAS bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, peluncuran buku ini merupakan salah satu cara untuk menumbuhkan semangat para pendidik di Papua, sejalan dengan visi BAZNAS RI untuk memberikan keadilan pendidikan bagi seluruh masyarakat Indonesia. "Jihad dan perjuangan yang dilakukan oleh guru maupun calon guru di Papua menjadi bagian dari semangat kita untuk membangkitkan dan memajukan Indonesia," kata Saidah. Sementara itu, Wakil Rektor I IAIN Fattahul Muluk, menambahkan, kisah-kisah dalam buku tersebut menjadi pengingat bagi seluruh pihak terkait tentang arti penting pendidikan sebagai alat transformasi bagi masa depan yang lebih cerah, khususnya di Papua dan seluruh Indonesia. "Buku ini tidak hanya menginspirasi para guru, tetapi juga menjadi pengikat bagi kita semua, terutama pengambil kebijakan, baik di tingkat daerah maupun nasional tentang urgensi pendidikan berkualitas untuk generasi masa depan yang lebih baik," ucap dia.
BERITA12/02/2025 | Humas
CSR Award 2024, BAZNAS RI Raih Prestasi bidang Pengentasan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat
CSR Award 2024, BAZNAS RI Raih Prestasi bidang Pengentasan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali membuktikan komitmen dalam memberdayakan masyarakat dengan menerima penghargaan kategori gold pada ajang Indonesian SDGs Awards 2024. Penghargaan tersebut diselenggarakan Corporate Forum for CSR Development (CFCD). Acara penganugerahan berlangsung di Jakarta, Kamis (28/11/2024), dengan penghargaan diterima langsung oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, didampingi Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR, Eka Budhi Sulistyo. Saidah mengungkapkan, penghargaan ini adalah pengakuan atas kerja keras BAZNAS dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. "Ini juga menjadi motivasi bagi kami selaku lembaga pengelola zakat untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi bangsa,” ujar dia. Ia menambahkan, penghargaan ini mencerminkan keberhasilan program-program BAZNAS RI, seperti Lumbung Pangan, Balai Ternak, dan Zakat Community Development, yang berbasis dana ZIS serta unit pengumpulan zakat (UPZ) dan CSR. Program tersebut telah berkontribusi besar dalam pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia. “BAZNAS RI sebagai lembaga pemerintah nonstruktural, selain sebagai lembaga yang aktif dalam pengumpulan zakat, infak dan sedekah, juga melakukan penyaluran dalam bentuk pendistribusian dan pendayagunaan zakat," ucap Saidah. Dalam implementasinya, BAZNAS RI menerapkan prinsip “3A”, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. “Prinsip '3A' ini bukan hanya slogan, tetapi merupakan komitmen nyata kami untuk memastikan bahwa setiap dana yang dikelola benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” kata dia. Lebih lanjut, Saidah menyampaikan bahwa inovasi program pemberdayaan umat akan terus ditingkatkan. "Kami ingin zakat tidak hanya menjadi alat bantu perekonomian, tetapi juga solusi berkelanjutan yang mampu mengubah kehidupan mustahik menjadi lebih mandiri," tutur dia. Dengan penghargaan ini, BAZNAS RI berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera. “BAZNAS RI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas program-programnya dan memperluas jangkauan manfaatnya bagi masyarakat," ujar Saidah. PENULIS : ILHAM EDITOR : YMK
BERITA12/02/2025 | Humas
Optimalisasi Dana Zakat BAZNAS untuk Tingkatkan Akses Kesehatan Nasional
Optimalisasi Dana Zakat BAZNAS untuk Tingkatkan Akses Kesehatan Nasional
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus menunjukkan perannya dalam mendukung upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia melalui pengelolaan dana zakat yang lebih terarah dan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan sektor swasta. Hal ini diungkapkan oleh Saidah Sakwan, M.A., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, dalam sebuah rapat yang digelar oleh Kementerian Kesehatan RI terkait kemitraan antara pemerintah dan sektor swasta, Kamis (28/11/2024). Saidah menjelaskan, potensi zakat yang sangat besar di Indonesia dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program prioritas kesehatan nasional. Melalui pengelolaan dana zakat yang lebih strategis, BAZNAS bertujuan menarik lebih banyak kontribusi dari para muzaki untuk mendanai program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, BAZNAS telah mengalokasikan anggaran yang meningkat setiap tahun untuk mendukung program kesehatan. Fokus utama mencakup layanan kesehatan dasar, respons tanggap darurat, hingga pengentasan masalah stunting yang masih menjadi perhatian serius di banyak wilayah Indonesia, khususnya daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Lebih lanjut, Saidah menegaskan bahwa program-program kesehatan yang dikelola BAZNAS selaras dengan prinsip maqashid syariah, yang salah satunya menekankan pentingnya menjaga jiwa manusia. Pendekatan ini sekaligus memperkuat ikatan spiritual antara muzaki dan mustahik, serta berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan dan kekurangan gizi. “Kami terbuka untuk kerja sama yang lebih luas demi mendukung prioritas kesehatan nasional. Dengan optimalisasi dana zakat, kami yakin dapat memberikan dampak nyata pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya kelompok mustahik,” tutup Saidah.
BERITA12/02/2025 | Humas
BAZNAS RI Bersama Mustahik Gelar Doa Bersama untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi di NTT
BAZNAS RI Bersama Mustahik Gelar Doa Bersama untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi di NTT
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengadakan doa bersama atau mujahadah bersama para mustahik untuk mendoakan masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Nusa Tenggara Timur (NTT). Acara ini berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, pada Jum’at, (29/11/2024). Acara tersebut dipimpin oleh H. Achmad Sudrajat, Lc., MA, selaku Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional. Ia mengajak semua pihak untuk terus mendoakan para korban bencana yang sedang menghadapi situasi sulit. "Doa merupakan salah satu bentuk dukungan dan solidaritas yang sangat penting, selain bantuan materi. Doa dapat memberikan kekuatan kepada mereka untuk menghadapi cobaan ini," ujar Achmad. Pada kesempatan itu, Achmad juga memberikan apresiasi kepada Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang sejak awal sudah sigap membantu masyarakat terdampak. Ia memuji kerja cepat dan terorganisir dari tim tersebut dalam memberikan berbagai bantuan yang sangat dibutuhkan para pengungsi. "Alhamdulillah, Tim BTB telah mendirikan dapur umum, dapur air, dan mendistribusikan bantuan seperti air bersih, selimut, peralatan masak, hingga layanan medis untuk ribuan pengungsi di posko-posko evakuasi. Kehadiran ini adalah wujud nyata kepedulian kita untuk meringankan beban saudara-saudara kita," tambah Achmad. Achmad juga mengapresiasi dukungan dari Ketua MPR RI Ahmad Muzani, yang telah memberikan infak sebesar Rp250 juta untuk membantu korban erupsi Gunung Lewotobi di NTT. "Semoga jumlah infak ini terus bertambah sehingga lebih banyak masyarakat terdampak yang bisa terbantu," katanya. Selain itu, Achmad mengajak masyarakat Indonesia untuk terus mendukung dan berkontribusi melalui BAZNAS. Ia menegaskan bahwa BAZNAS berkomitmen untuk mendampingi masyarakat terdampak hingga masa pemulihan selesai. Melalui doa, mujahadah, dan aksi nyata, BAZNAS ingin memastikan para korban tidak merasa sendiri dalam menghadapi bencana ini. "Kita bersama-sama membantu mereka untuk bangkit dan melanjutkan kehidupan dengan penuh harapan," ujar Achmad. "Mari kita doakan juga para petugas di lapangan dan masyarakat NTT yang sedang berjuang menghadapi bencana ini. Semoga Allah memberikan kekuatan, kesabaran, dan keberkahan untuk mereka," tutupnya. PENULIS : AHMAD RIPALDI EDITOR : NOVAN
BERITA12/02/2025 | Humas
BAZNAS RI Distribusikan 5.000 Paket Sajian Berkah Bergizi untuk Masyarakat Dhuafa di Bekasi
BAZNAS RI Distribusikan 5.000 Paket Sajian Berkah Bergizi untuk Masyarakat Dhuafa di Bekasi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui program Bank Makanan melakukan pendistribusian 5.000 paket Sajian Berkah Bergizi untuk masyarakat dhuafa dan yatim di wilayah Bekasi, beberapa waktu lalu. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS mendistribusikan 5.000 paket makanan di wilayah Kecamatan Pondok Gede, Kelurahan Margahayu, Kayuringin Jaya, Kampung Pemulung, Jatiasih, Jatirahayu, Jatikarya, Jatimelati, juga untuk 18 Ponpes dan Panti Asuhan. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA. mengungkapkan, BAZNAS RI mengoperasionalkan dapur umum lapangan di berbagai titik di Kota Bekasi dengan memberi 5.000 paket makanan siap saji disiapkan, lengkap dengan sayur dan buah. "Alhamdulillah kami telah menyalurkan 5.000 paket makanan kepada masyarakat dhuafa, yatim di wilayah Bekasi," ungkapnya. Saidah menambahkan, program pendistribusian paket sajian berkah bergizi menjadi upaya BAZNAS dalam rangka memberikan bantuan pemenuhan gizi masyarakat yang membutuhkan. "Tentunya pemberian makanan ini juga sebagai upaya BAZNAS dalam meringankan beban mustahik," lanjut Saidah. Saidah menambahkan, bantuan ini merupakan buah dari kebaikan yang terus dilakukan masyarakat melalui BAZNAS, yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat yang membutuhkan. "BAZNAS mengucapkan terima kasih atas uluran tangan dari donatur yang telah berbagi dengan masyarakat rentan yang membutuhkan bantuan. Semoga keberkahan selalu menyertai kita semua," ujar Saidah. Program Bank Makanan BAZNAS merupakan salah satu upaya memberikan akses makanan sehat untuk orang yang kekurangan dan membutuhkan melalui pendekatan kolaboratif, yang bekerja sama dengan berbagai pihak untuk membantu meringankan beban warga terdampak dengan menyediakan makanan bergizi dalam situasi darurat.
BERITA12/02/2025 | Humas
Musim Hujan, ZAuto Pak Ishak Banjir Berkah dari BAZNAS
Musim Hujan, ZAuto Pak Ishak Banjir Berkah dari BAZNAS
Musim hujan yang biasanya menjadi tantangan bagi sebagian besar masyarakat justru membawa keberkahan bagi Pak Ishak, pemilik bengkel ZAuto di Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar. Berkat dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Pak Ishak mampu mengembangkan bengkelnya hingga menjadi lebih produktif dan menarik banyak pelanggan. Kondisi cuaca yang sering hujan meningkatkan kebutuhan masyarakat untuk servis kendaraan. Situasi ini dimanfaatkan oleh Pak Ishak untuk meningkatkan pelayanan. Dengan bantuan peralatan kerja dari BAZNAS, kini ia mampu melayani lebih banyak pelanggan. Penghasilan hariannya bahkan melonjak hingga Rp200.000, peningkatan yang signifikan dibanding sebelumnya. “Berkat bantuan dari BAZNAS, saya bisa memenuhi kebutuhan pelanggan dengan lebih cepat dan maksimal,” ujar Pak Ishak. Program pemberdayaan usaha mikro seperti yang diterima Pak Ishak merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk mendorong kemandirian masyarakat melalui pengelolaan zakat yang produktif. Tidak hanya bantuan alat, BAZNAS juga memberikan pendampingan agar usaha kecil dapat berkembang secara berkelanjutan. Pimpinan BAZNAS Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan menjelaskan bahwa zakat dapat menjadi pendorong perubahan bagi masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa penerima manfaat zakat mampu mengelola bantuan dengan baik dan menggunakannya untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Z-Auto Pak Ishak adalah salah satu contoh nyata bagaimana zakat bisa menggerakkan perekonomian masyarakat,” ujarnya di Jakarta baru baru ini. Melihat bengkelnya semakin ramai, Pak Ishak berencana memperluas usahanya dengan menambah tenaga kerja baru dari warga sekitar. Ia berharap bisa terus berkembang dan membantu orang lain mendapatkan peluang kerja. “Saya sangat bersyukur kepada BAZNAS atas perhatian dan bantuannya. Harapan saya, program seperti ini terus diperluas agar lebih banyak orang yang terbantu,” tuturnya. Keberkahan musim hujan dan bantuan dari BAZNAS telah mengubah kehidupan Pak Ishak. Dengan manajemen zakat yang baik, kisah seperti ini menjadi bukti nyata bagaimana zakat mampu menjadi solusi bagi permasalahan ekonomi masyarakat.
BERITA12/02/2025 | Humas
BAZNAS Tingkatkan Kesejahteraan Mustahik Melalui Pemberdayaan Peternak Kambing Perah
BAZNAS Tingkatkan Kesejahteraan Mustahik Melalui Pemberdayaan Peternak Kambing Perah
Di tengah upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung mustahik untuk keluar dari jerat kemiskinan. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui program peternakan berkelanjutan, seperti yang terlihat di Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis. Herman, seorang anggota Kelompok Peternak Galuh Sejahtera, menjadi salah satu bukti nyata keberhasilan program ini. Ia bukan sekadar peternak biasa, tetapi seorang pionir yang berperan aktif dalam memeriksa status reproduksi kambing perah milik kelompoknya. Dengan bimbingan dan dukungan BAZNAS, Herman berhasil memastikan proses peternakan berjalan dengan efisien dan berkelanjutan. Program pemberdayaan yang digagas oleh BAZNAS memiliki visi besar, yaitu mengubah mustahik menjadi muzaki. Dalam konteks peternakan, visi ini diwujudkan melalui peningkatan kapasitas para peternak seperti Herman yang awalnya bergantung pada bantuan, kini mampu mandiri secara ekonomi. Herman telah dilatih untuk memahami siklus reproduksi kambing perah, mulai dari masa non-laktasi hingga kebuntingan lebih dari tiga bulan. Dengan pengetahuan ini, ia dapat menentukan waktu kawin ulang yang optimal, sehingga menghasilkan populasi kambing yang sehat dan produktif. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan produksi susu tetapi juga menjaga keberlanjutan populasi ternak. Keberhasilan program peternakan berkelanjutan ini mencerminkan prinsip tujuan syariah (maqashid syariah), yaitu menjaga keberlanjutan kehidupan umat. Peternakan kambing perah tidak hanya menghasilkan susu sebagai produk utama, tetapi juga memberikan manfaat tambahan seperti penjualan anak kambing, pupuk organik dari kotoran ternak, dan peluang usaha lain yang dapat mendukung ekonomi keluarga. Dengan demikian, program ini tidak hanya berfokus pada hasil langsung, tetapi juga menciptakan efek domino yang mendukung ekosistem ekonomi lokal. BAZNAS memainkan peran strategis sebagai agen pemberdayaan ekonomi umat. Di Desa Handapherang, program ini menciptakan ekosistem peternakan yang berkelanjutan melalui pendampingan intensif oleh tenaga ahli. Para peternak tidak dibiarkan bekerja sendiri. Mereka mendapatkan pelatihan teknis, fasilitas peternakan, dan pendampingan dalam manajemen reproduksi ternak. Hal ini memastikan setiap langkah yang diambil sesuai dengan standar terbaik. Herman, misalnya, kini memahami bagaimana mendeteksi fase reproduksi kambing perah dengan akurat, yang pada akhirnya meningkatkan produktivitas dan efisiensi peternakan. Manfaat dari program ini tidak hanya dirasakan oleh Herman dan kelompoknya, tetapi juga oleh masyarakat sekitar. Produksi susu yang meningkat membuka peluang usaha baru seperti pengolahan susu menjadi produk bernilai tambah. Selain itu, keberadaan kambing perah memberikan manfaat tambahan berupa pupuk organik untuk pertanian lokal, menciptakan siklus ekonomi yang saling menguntungkan di kalangan masyarakat. Pendekatan berbasis komunitas ini juga mempererat hubungan antaranggota kelompok peternak, menciptakan rasa solidaritas dan kebersamaan dalam mencapai tujuan bersama. Keberhasilan ini turut meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat oleh BAZNAS. Dengan pendekatan yang terukur dan terencana, BAZNAS membuktikan bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai bantuan sesaat tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan berkelanjutan. Herman dan kisah suksesnya menjadi bukti nyata bahwa zakat dapat membawa perubahan besar jika dikelola dengan profesional dan amanah. Program peternakan berkelanjutan ini adalah contoh bagaimana zakat dapat bertransformasi dari sekadar ibadah individual menjadi instrumen sosial yang memberikan dampak luas. Kisah Herman juga menginspirasi peternak lain di wilayah tersebut. Mereka melihat bahwa dengan kerja keras, kemauan untuk belajar, dan dukungan yang tepat, mustahik dapat mengubah nasib mereka dan menjadi mandiri. Kisah ini menunjukkan bahwa Islam mendorong umatnya untuk berikhtiar dan berinovasi, seraya mengandalkan Allah dalam setiap langkah. Herman, yang kini lebih percaya diri dan mandiri, adalah cerminan keberhasilan dari sinergi antara zakat, program pemberdayaan, dan semangat individu untuk bangkit dari keterbatasan. Pelajaran berharga dapat diambil dari program ini. Bagi para muzaki, kisah ini mengingatkan bahwa zakat yang ditunaikan dapat membawa perubahan besar jika dikelola dengan baik. Bagi mustahik, kisah ini menunjukkan bahwa zakat bukan akhir dari perjuangan, tetapi awal dari perjalanan menuju kemandirian. Bagi lembaga seperti BAZNAS, keberhasilan ini adalah motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan program pemberdayaan yang dijalankan. Dalam Islam, zakat bukan hanya alat untuk mengentaskan kemiskinan, tetapi juga sarana untuk membangun peradaban yang lebih adil dan sejahtera. Kisah Herman di Desa Handapherang adalah satu dari sekian banyak bukti nyata bahwa zakat dapat menjadi katalisator perubahan dalam masyarakat. Sebagai umat Islam, kita memiliki tanggung jawab untuk mendukung pengelolaan zakat yang lebih baik, baik dengan menunaikan zakat, mendukung program pemberdayaan, maupun menyebarkan inspirasi dari kisah-kisah sukses seperti ini. Dengan begitu, zakat tidak hanya menjadi ibadah individual, tetapi juga menjadi sarana kolektif untuk menciptakan kesejahteraan yang berkelanjutan. Program-program seperti ini membuktikan bahwa zakat dapat membawa perubahan nyata, mengangkat mustahik dari kemiskinan, dan menginspirasi mereka untuk berkontribusi lebih besar bagi masyarakat. Dengan dukungan semua pihak, BAZNAS dapat terus menjadi pelopor dalam memberdayakan umat melalui zakat, membawa harapan baru bagi kehidupan yang lebih baik. PENULIS : RUMINI EDITOR : MAS
BERITA12/02/2025 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Bandar Lampung.

Lihat Daftar Rekening →