Berita Terbaru
BAZNAS RI Bersama Mustahik Gelar Doa Bersama untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi di NTT
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengadakan doa bersama atau mujahadah bersama para mustahik untuk mendoakan masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Nusa Tenggara Timur (NTT). Acara ini berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, pada Jum’at, (29/11/2024).
Acara tersebut dipimpin oleh H. Achmad Sudrajat, Lc., MA, selaku Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional. Ia mengajak semua pihak untuk terus mendoakan para korban bencana yang sedang menghadapi situasi sulit.
"Doa merupakan salah satu bentuk dukungan dan solidaritas yang sangat penting, selain bantuan materi. Doa dapat memberikan kekuatan kepada mereka untuk menghadapi cobaan ini," ujar Achmad.
Pada kesempatan itu, Achmad juga memberikan apresiasi kepada Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang sejak awal sudah sigap membantu masyarakat terdampak. Ia memuji kerja cepat dan terorganisir dari tim tersebut dalam memberikan berbagai bantuan yang sangat dibutuhkan para pengungsi.
"Alhamdulillah, Tim BTB telah mendirikan dapur umum, dapur air, dan mendistribusikan bantuan seperti air bersih, selimut, peralatan masak, hingga layanan medis untuk ribuan pengungsi di posko-posko evakuasi. Kehadiran ini adalah wujud nyata kepedulian kita untuk meringankan beban saudara-saudara kita," tambah Achmad.
Achmad juga mengapresiasi dukungan dari Ketua MPR RI Ahmad Muzani, yang telah memberikan infak sebesar Rp250 juta untuk membantu korban erupsi Gunung Lewotobi di NTT.
"Semoga jumlah infak ini terus bertambah sehingga lebih banyak masyarakat terdampak yang bisa terbantu," katanya.
Selain itu, Achmad mengajak masyarakat Indonesia untuk terus mendukung dan berkontribusi melalui BAZNAS.
Ia menegaskan bahwa BAZNAS berkomitmen untuk mendampingi masyarakat terdampak hingga masa pemulihan selesai. Melalui doa, mujahadah, dan aksi nyata, BAZNAS ingin memastikan para korban tidak merasa sendiri dalam menghadapi bencana ini.
"Kita bersama-sama membantu mereka untuk bangkit dan melanjutkan kehidupan dengan penuh harapan," ujar Achmad.
"Mari kita doakan juga para petugas di lapangan dan masyarakat NTT yang sedang berjuang menghadapi bencana ini. Semoga Allah memberikan kekuatan, kesabaran, dan keberkahan untuk mereka," tutupnya.
PENULIS : AHMAD RIPALDI
EDITOR : NOVAN
BERITA12/02/2025 | Humas
BAZNAS RI Distribusikan 5.000 Paket Sajian Berkah Bergizi untuk Masyarakat Dhuafa di Bekasi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui program Bank Makanan melakukan pendistribusian 5.000 paket Sajian Berkah Bergizi untuk masyarakat dhuafa dan yatim di wilayah Bekasi, beberapa waktu lalu.
Pada kesempatan tersebut, BAZNAS mendistribusikan 5.000 paket makanan di wilayah Kecamatan Pondok Gede, Kelurahan Margahayu, Kayuringin Jaya, Kampung Pemulung, Jatiasih, Jatirahayu, Jatikarya, Jatimelati, juga untuk 18 Ponpes dan Panti Asuhan.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA. mengungkapkan, BAZNAS RI mengoperasionalkan dapur umum lapangan di berbagai titik di Kota Bekasi dengan memberi 5.000 paket makanan siap saji disiapkan, lengkap dengan sayur dan buah.
"Alhamdulillah kami telah menyalurkan 5.000 paket makanan kepada masyarakat dhuafa, yatim di wilayah Bekasi," ungkapnya.
Saidah menambahkan, program pendistribusian paket sajian berkah bergizi menjadi upaya BAZNAS dalam rangka memberikan bantuan pemenuhan gizi masyarakat yang membutuhkan.
"Tentunya pemberian makanan ini juga sebagai upaya BAZNAS dalam meringankan beban mustahik," lanjut Saidah.
Saidah menambahkan, bantuan ini merupakan buah dari kebaikan yang terus dilakukan masyarakat melalui BAZNAS, yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat yang membutuhkan.
"BAZNAS mengucapkan terima kasih atas uluran tangan dari donatur yang telah berbagi dengan masyarakat rentan yang membutuhkan bantuan. Semoga keberkahan selalu menyertai kita semua," ujar Saidah.
Program Bank Makanan BAZNAS merupakan salah satu upaya memberikan akses makanan sehat untuk orang yang kekurangan dan membutuhkan melalui pendekatan kolaboratif, yang bekerja sama dengan berbagai pihak untuk membantu meringankan beban warga terdampak dengan menyediakan makanan bergizi dalam situasi darurat.
BERITA12/02/2025 | Humas
Musim Hujan, ZAuto Pak Ishak Banjir Berkah dari BAZNAS
Musim hujan yang biasanya menjadi tantangan bagi sebagian besar masyarakat justru membawa keberkahan bagi Pak Ishak, pemilik bengkel ZAuto di Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.
Berkat dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Pak Ishak mampu mengembangkan bengkelnya hingga menjadi lebih produktif dan menarik banyak pelanggan.
Kondisi cuaca yang sering hujan meningkatkan kebutuhan masyarakat untuk servis kendaraan. Situasi ini dimanfaatkan oleh Pak Ishak untuk meningkatkan pelayanan. Dengan bantuan peralatan kerja dari BAZNAS, kini ia mampu melayani lebih banyak pelanggan. Penghasilan hariannya bahkan melonjak hingga Rp200.000, peningkatan yang signifikan dibanding sebelumnya. “Berkat bantuan dari BAZNAS, saya bisa memenuhi kebutuhan pelanggan dengan lebih cepat dan maksimal,” ujar Pak Ishak.
Program pemberdayaan usaha mikro seperti yang diterima Pak Ishak merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk mendorong kemandirian masyarakat melalui pengelolaan zakat yang produktif. Tidak hanya bantuan alat, BAZNAS juga memberikan pendampingan agar usaha kecil dapat berkembang secara berkelanjutan.
Pimpinan BAZNAS Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan menjelaskan bahwa zakat dapat menjadi pendorong perubahan bagi masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa penerima manfaat zakat mampu mengelola bantuan dengan baik dan menggunakannya untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Z-Auto Pak Ishak adalah salah satu contoh nyata bagaimana zakat bisa menggerakkan perekonomian masyarakat,” ujarnya di Jakarta baru baru ini.
Melihat bengkelnya semakin ramai, Pak Ishak berencana memperluas usahanya dengan menambah tenaga kerja baru dari warga sekitar. Ia berharap bisa terus berkembang dan membantu orang lain mendapatkan peluang kerja. “Saya sangat bersyukur kepada BAZNAS atas perhatian dan bantuannya. Harapan saya, program seperti ini terus diperluas agar lebih banyak orang yang terbantu,” tuturnya.
Keberkahan musim hujan dan bantuan dari BAZNAS telah mengubah kehidupan Pak Ishak. Dengan manajemen zakat yang baik, kisah seperti ini menjadi bukti nyata bagaimana zakat mampu menjadi solusi bagi permasalahan ekonomi masyarakat.
BERITA12/02/2025 | Humas
BAZNAS Tingkatkan Kesejahteraan Mustahik Melalui Pemberdayaan Peternak Kambing Perah
Di tengah upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung mustahik untuk keluar dari jerat kemiskinan.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui program peternakan berkelanjutan, seperti yang terlihat di Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis.
Herman, seorang anggota Kelompok Peternak Galuh Sejahtera, menjadi salah satu bukti nyata keberhasilan program ini. Ia bukan sekadar peternak biasa, tetapi seorang pionir yang berperan aktif dalam memeriksa status reproduksi kambing perah milik kelompoknya.
Dengan bimbingan dan dukungan BAZNAS, Herman berhasil memastikan proses peternakan berjalan dengan efisien dan berkelanjutan.
Program pemberdayaan yang digagas oleh BAZNAS memiliki visi besar, yaitu mengubah mustahik menjadi muzaki.
Dalam konteks peternakan, visi ini diwujudkan melalui peningkatan kapasitas para peternak seperti Herman yang awalnya bergantung pada bantuan, kini mampu mandiri secara ekonomi. Herman telah dilatih untuk memahami siklus reproduksi kambing perah, mulai dari masa non-laktasi hingga kebuntingan lebih dari tiga bulan.
Dengan pengetahuan ini, ia dapat menentukan waktu kawin ulang yang optimal, sehingga menghasilkan populasi kambing yang sehat dan produktif.
Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan produksi susu tetapi juga menjaga keberlanjutan populasi ternak.
Keberhasilan program peternakan berkelanjutan ini mencerminkan prinsip tujuan syariah (maqashid syariah), yaitu menjaga keberlanjutan kehidupan umat.
Peternakan kambing perah tidak hanya menghasilkan susu sebagai produk utama, tetapi juga memberikan manfaat tambahan seperti penjualan anak kambing, pupuk organik dari kotoran ternak, dan peluang usaha lain yang dapat mendukung ekonomi keluarga.
Dengan demikian, program ini tidak hanya berfokus pada hasil langsung, tetapi juga menciptakan efek domino yang mendukung ekosistem ekonomi lokal.
BAZNAS memainkan peran strategis sebagai agen pemberdayaan ekonomi umat. Di Desa Handapherang, program ini menciptakan ekosistem peternakan yang berkelanjutan melalui pendampingan intensif oleh tenaga ahli. Para peternak tidak dibiarkan bekerja sendiri. Mereka mendapatkan pelatihan teknis, fasilitas peternakan, dan pendampingan dalam manajemen reproduksi ternak. Hal ini memastikan setiap langkah yang diambil sesuai dengan standar terbaik.
Herman, misalnya, kini memahami bagaimana mendeteksi fase reproduksi kambing perah dengan akurat, yang pada akhirnya meningkatkan produktivitas dan efisiensi peternakan.
Manfaat dari program ini tidak hanya dirasakan oleh Herman dan kelompoknya, tetapi juga oleh masyarakat sekitar. Produksi susu yang meningkat membuka peluang usaha baru seperti pengolahan susu menjadi produk bernilai tambah. Selain itu, keberadaan kambing perah memberikan manfaat tambahan berupa pupuk organik untuk pertanian lokal, menciptakan siklus ekonomi yang saling menguntungkan di kalangan masyarakat.
Pendekatan berbasis komunitas ini juga mempererat hubungan antaranggota kelompok peternak, menciptakan rasa solidaritas dan kebersamaan dalam mencapai tujuan bersama.
Keberhasilan ini turut meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat oleh BAZNAS. Dengan pendekatan yang terukur dan terencana, BAZNAS membuktikan bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai bantuan sesaat tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan berkelanjutan.
Herman dan kisah suksesnya menjadi bukti nyata bahwa zakat dapat membawa perubahan besar jika dikelola dengan profesional dan amanah. Program peternakan berkelanjutan ini adalah contoh bagaimana zakat dapat bertransformasi dari sekadar ibadah individual menjadi instrumen sosial yang memberikan dampak luas.
Kisah Herman juga menginspirasi peternak lain di wilayah tersebut. Mereka melihat bahwa dengan kerja keras, kemauan untuk belajar, dan dukungan yang tepat, mustahik dapat mengubah nasib mereka dan menjadi mandiri. Kisah ini menunjukkan bahwa Islam mendorong umatnya untuk berikhtiar dan berinovasi, seraya mengandalkan Allah dalam setiap langkah.
Herman, yang kini lebih percaya diri dan mandiri, adalah cerminan keberhasilan dari sinergi antara zakat, program pemberdayaan, dan semangat individu untuk bangkit dari keterbatasan.
Pelajaran berharga dapat diambil dari program ini. Bagi para muzaki, kisah ini mengingatkan bahwa zakat yang ditunaikan dapat membawa perubahan besar jika dikelola dengan baik. Bagi mustahik, kisah ini menunjukkan bahwa zakat bukan akhir dari perjuangan, tetapi awal dari perjalanan menuju kemandirian.
Bagi lembaga seperti BAZNAS, keberhasilan ini adalah motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan program pemberdayaan yang dijalankan.
Dalam Islam, zakat bukan hanya alat untuk mengentaskan kemiskinan, tetapi juga sarana untuk membangun peradaban yang lebih adil dan sejahtera.
Kisah Herman di Desa Handapherang adalah satu dari sekian banyak bukti nyata bahwa zakat dapat menjadi katalisator perubahan dalam masyarakat. Sebagai umat Islam, kita memiliki tanggung jawab untuk mendukung pengelolaan zakat yang lebih baik, baik dengan menunaikan zakat, mendukung program pemberdayaan, maupun menyebarkan inspirasi dari kisah-kisah sukses seperti ini. Dengan begitu, zakat tidak hanya menjadi ibadah individual, tetapi juga menjadi sarana kolektif untuk menciptakan kesejahteraan yang berkelanjutan.
Program-program seperti ini membuktikan bahwa zakat dapat membawa perubahan nyata, mengangkat mustahik dari kemiskinan, dan menginspirasi mereka untuk berkontribusi lebih besar bagi masyarakat. Dengan dukungan semua pihak, BAZNAS dapat terus menjadi pelopor dalam memberdayakan umat melalui zakat, membawa harapan baru bagi kehidupan yang lebih baik.
PENULIS : RUMINI
EDITOR : MAS
BERITA12/02/2025 | Humas

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Bandar Lampung.
Lihat Daftar Rekening →