WhatsApp Icon
Membangun Asa Untuk Adinda Azkiya

Bandar Lampung (Kamis, 09 Juli 2026), BAZNAS Kota Bandar Lampung menyalurkan program bidang kesehatan untuk bantuan operasional pengobatan pasien yang bernama Azkiya (6 tahun)-salah satu warga Kota Bandar Lampung. Berdasarkan hasil rekam medis dari salah satu Rumah Sakit, Adinda Azkiya mengalami beberapa diagnosa medis antara lain Jantung Bocor, Syndrom disertai dengan Gizi Buruk. Pasien Sudah beberapa kali mengalami pengobatan di Rumah Sakit di Bandar Lampung dan penanganan medis lanjutan di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta.

Melalui program bidang kesehatan yang merupakan salah satu dari 5 program prioritas, BAZNAS Kota Bandar Lampung menyalurkan bantuan operasional pengobatan pasien untuk mendapat tindakan medis lanjutan ke Jakarta. Penyaluran bantuan ini diserahkan secara langsung oleh Kepala Sekretariat BAZNAS Kota Bandar Lampung, Doni Peryanto,S.Pi mewakili Ketua BAZNAS Kota Bandar Lampung, Ust. H. Ismail Saleh, S.Hi.,M.H.

Tidak hanya memberikan bantuan biaya operasional berobat, BAZNAS Kota Bandar Lampung juga memberikan rekomendasi dan koordinasi dengan lembaga lain di sekitar lokasi pengobatan pasien agar kedepannya bisa dibantu sehingga bisa meringankan biaya operasional pasien selama berobat di Jakarta. 

Terima kasih Muzakki, terima kasih orang baik yang terus menyalurkan zakat infak sedekahnya melalui BAZNAS Kota Bandar Lampung, Karena sebagian harta yang dititipkan melalui BAZNAS Kota Bandar Lampung sangat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi para Mustahik. Semoga adinda Azkiya mendapatkan penanganan medis terbaik dan bisa pulih sehat ceria kembali berkumpul bermain bersama keluarga..aamiin

Mari salurkan zakat infak sedekah terbaiknya melalui :

 

Bank BSI 372.777.0075

 

Bank Mandiri 114.00.1242.3144

 

Bank Lampung 380.03.04.99000.6

 

Bank BCA Syariah 066.300.6666

 

Bank Waway 001.10.005.22

 

 

 

An. BAZNAS Kota Bandar Lampung

 

 

 

Atau bisa melalui Kantor BAZNAS Kota Bandar Lampung jl. Basuki Rahmat No.26, Sumur Putri, Teluk Betung Selatan, Kota Bandar lampung.

 

Bisa menghubungi nomor layanan 08117911126

 

 

 

BAZNAS KOTA BANDAR LAMPUNG

09/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Bandar Lampung
Lebaran Anak Yatim, BAZNAS Kota Bandar Lampung Salurkan Belasan Kambing Untuk Yatim Dhuafa

Bandar Lampung-Bertepatan dengan Hari Lebaran Anak Yatim, BAZNAS Kota Bandar Lampung dalam agenda menyambut bulan Muharram 1447 H / 2026 M melaksanakan program bidang dakwah dan sosial dengan menyalurkan belasan hewan kambing untuk yayasan dan panti yatim dhuafa di Kota Bandar Lampung. Adapun penyaluran program ini disalurkan kepada 11 Panti Asuhan Yatim Dhuafa yang tersebar di Kota Bandar Lampung. 

BAZNAS Kota Bandar Lampung menyalurkan secara langsung hewan kambing ke 11 Panti Asuhan Yatim Dhuafa untuk dimanfaatkan sebagai tambahan pangan bergizi untuk anak-anak dan dhuafa yang ada disana. Tidak hanya itu, BAZNAS Kota Bandar Lampung juga menyalurkan beberapa paket pakaian layak pakai yang dihimpun dari para donatur.

"BAZNAS Kota Bandar Lampung pada hari ini berbagi dengan adik-adik dan saudara kita yang ada di panti yayasan di beberapa lokasi di Bandar Lampung. ini adalah bagian dari rangkaian kegiatan kita semua menyambut muharram 1447 H agar tahun baru islam ini disambut dengan haru bahagia juga oleh saudara-saudara kita yang ada di panti sosial" kata Ketua BAZNAS Kota Bandar Lampung, Ust. H. Ismail Saleh, S,Hi, M.H

Terima kasih para muzakki dan donatur yang sudah menyalurkan zakat infak sedekahnya melalui BAZNAS Kota Bandar Lampung, semoga di tahun baru islam 1447 H ini memberikan keberkahan bagi kita semua.

BAZNAS KOTA BANDAR LAMPUNG

02/07/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Bandar Lampung
KURBAN BERKAH: BAZNAS KOTA BANDAR LAMPUNG SALURKAN 4 EKOR HEWAN KURBAN

Bandar Lampung- Bertepatan dengan momen Idul Adha 1447 H / 2026 M, BAZNAS Kota Bandar Lampung mengadakan pemotongan dan penyaluran hewan kurban untuk masyarakat Kota Bandar Lampung. Pada Idul Adha 1447 H / 2026 M ini, BAZNAS Kota Bandar Lampung mengadakan pemotongan dan penyaluaran hewan kurban sebanyak 4 ekor sapi dengan bobot sekitar 450 - 480 kg/sapi.


BAZNAS Kota Bandar Lampung melaksanakan pemotongan hewan kurban Idul Adha 1447 H / 2026 M pada hari kedua, yakni pada tanggal 28 Mei 2026 yang bertempat di Kantor BAZNAS Kota Bandar Lampung, Jl. Basuki Rahmat, no.26, Sumur Putri, Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung. Pemotongan 4 ekor sapi hewan kurban pada tahun ini dilaksanakan di dua tempat yakni pemotongan di Kantor BAZNAS Kota Bandar Lampung sebanyak 2 ekor sapi dan 2 ekor sapi lagi dipotong dan disalurkan melalui Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk disalurkan kepada masyarakat yang ada di Kota Bandar Lampung. 

Pemotongan hewan kurban di BAZNAS Kota Bandar Lampung berjalan dengan lancar sesuai dengan SOP pemotongan hewan dan disaksikan oleh Pimpinan, Dewan Pengawas dan Pelaksana BAZNAS Kota Bandar Lampung.

Ketua BAZNAS Kota Bandar Lampung, Ustadz H. Ismail Saleh mengatakan persiapan kurban telah dilakukan sejak pasca-Lebaran Idul Fitri atau setelah Syawal 1447 Hijriah, dengan menggencarkan publikasi kepada para muzakki dan donatur.

“Kita persiapan dari mulai pasca-Syawal kemarin sudah mulai publikasi kepada para muzakki atau donatur untuk mengajak mereka menyalurkan kurban melalui BAZNAS Kota Bandar Lampung,” kata Ismail, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, BAZNAS juga melakukan koordinasi dengan berbagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ), masjid, hingga yayasan yang ingin menitipkan hewan kurban untuk disalurkan kepada masyarakat.

“Jadi kita juga koordinasi dengan UPZ masjid dan yayasan, sekiranya ada yang mau dititipkan ke kita untuk disalurkan ke masyarakat Kota Bandar Lampung,” ujarnya.

Meski demikian, Ismail mengakui pengumpulan donasi tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ekonomi masyarakat disebut menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi penghimpunan zakat maupun kurban.

“Kalau untuk saat ini memang dari Ramadan kemarin secara pengumpulan kita menurun dibandingkan tahun sebelumnya karena faktor ekonomi sangat berpengaruh, termasuk pengumpulan kurban juga sangat berpengaruh,” jelasnya.

Ia mengatakan sebagian masyarakat juga memilih menyalurkan hewan kurban secara mandiri melalui masjid atau yayasan yang telah memiliki legalitas resmi dari BAZNAS.

“Walaupun tidak banyak, beberapa ada juga yang menyalurkannya sendiri melalui UPZ yang sudah mendapat legalitas resmi dari BAZNAS Kota Bandar Lampung. Jadi masyarakat tidak hanya fokus ke BAZNAS, mereka juga bisa menyalurkan ke masjid atau yayasan yang memang sudah mendapatkan SK legalitas dari BAZNAS,” katanya.

Pada Idul Adha tahun ini, BAZNAS Kota Bandar Lampung menargetkan empat ekor sapi kurban. Dua ekor sapi rencananya akan dipotong di kantor BAZNAS untuk warga sekitar, sedangkan dua lainnya akan digabungkan bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung dan sejumlah organisasi lainnya.

“Kalau pembagian di lingkungan sekitar, kita koordinasi dengan RT dan kelurahan karena mereka lebih tahu mana warga yang lebih berhak menerima,” katanya.

Sementara untuk penyaluran bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung, distribusi akan dilakukan di sejumlah titik di 20 kecamatan dengan melibatkan berbagai lembaga zakat lainnya.

“Tahun lalu dari dua sapi bisa menjadi sekitar 300 sampai 400 paket. Itu sudah termasuk tulang dan daging, rata-rata per kantong mendapatkan sekitar 0,9 sampai 1 kilogram daging,” tambahnya.

Ismail juga menyebut pengumpulan hewan kurban masih dibuka hingga Kamis mendatang. “Belum ditutup, insyaallah pemotongan sampai hari Kamis. Jadi masih menerima,” ujarnya.

Selain fokus pada penyaluran kurban di Bandar Lampung, BAZNAS Kota Bandar Lampung juga turut menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana di Sumatra melalui program kurban siap saji.

“Kita juga menyalurkan daging hewan kurban siap makan dalam bentuk kaleng melalui koordinasi dengan BAZNAS pusat untuk tiga provinsi terdampak bencana di Sumatera,” pungkasnya.

 

 

02/06/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Bandar Lampung
Penerima Program Bidang Pendidikan BAZNAS Kota Bandar Lampung Menjuarai Ajang Internasional di Malaysia

Bandar Lampung - Salah satu siswa putra daerah asal Bandar Lampung yang berasal dari MAN 1 Kota Bandar Lampung berhasil menoreh prestasi dikancah internasional, siswa itu adalah Al Amin Fadilah M.Zain merupakan siswa berprestasi yang mendapat dukungan dari BAZNAS Kota Bandar Lampung melalui program bidang pendidikan untuk mengikuti kompetensi ASTAR Scrabble Challenge International (ASCI) pada tanggal 23 - 24 Mei 2026 yang berlangsung di KL Gateway Mall, Kuala Lumpur, Malaysia. 

 

Ajang kompetensi internasional ini diselenggarakan oleh university Malaya yang diikuti oleh peserta siswa dari berbagai negara di ASEAN. Pada ajang ini, Al Amin Fadilah M Zain sebagai perwakilan dari Indonesia dan berhasil menyambet Juara 3 Kompetensi Scrabble Internasional ini.

 

"Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dari BAZNAS Kota Bandar Lampung atas bantuan melalui program bidang pendidikan ini, sehingga saya bisa mengikuti kompetensi ini atas dukungan dari BAZNAS Kota Bandar Lampung dan berbagai pihak yang sudah membantu saya, Alhamdulilah..Terima kasih " ucap Al Amin Fadilah M. Zain. 

 

BAZNAS Kota Bandar Lampung mengucapkan terima kasih kepada para Muzaki yang sudah menyalurkan zakat infak sedekah nya melalui BAZNAS Kota Bandar Lampung, sehingga semakin banyak program kolaborasi yang bisa dijalankan.

 

"Komitmen BAZNAS Kota Bandar Lampung melalui program bidang pendidikan dengan bersinergi bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung tidak hanya memberikan bantuan dukungan untuk siswa atau mahasiswa berprestasi yang mengikuti ajang internasional, selain itu kami juga memiliki program bidang pendidikan seperti bantuan tunggakan UKT/SPP, Beasiswa Pendidikan, Bantuan Alat Sekolah serta program lainnya yang memberikan manfaat bagi siswa ataupun mahasiswa di Kota Bandar Lampung" tambah Ketua BAZNAS Kota Bandar Lampung, Ust. H. Ismail Saleh, S.H.i,M.H

 

BAZNAS KOTA BANDAR LAMPUNG

26/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Bandar Lampung
BAZNAS KOTA BATAM LAKUKAN AUDIENSI KE BAZNAS KOTA BANDAR LAMPUNG

Bandar Lampung ( 21 Mei 2026 ), Bertempat di Kantor BAZNAS Kota Bandar Lampung Jl. Basuki Rahmat No,26, Sumur Putri, Teluk Betung Selatan, BAZNAS Kota Bandar Lampung menerima kunjungan audiensi dari BAZNAS Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Kunjungan ini dalam rangka sharing dan diskusi serta berbagi pengalaman antar kedua lembaga guna memperkuat pengelolaan ZIS di masing-masing lembaga. Pada kunjungan ini BAZNAS Kota Batam dihadiri oleh Hj. Sylvanni Syafruddin, Amd,.CPS selaku Wakil Ketua IV dan didampingi oleh Elvira Veronica Ramlan, Amd selaku staf pelaksana. 

Kunjungan audiensi ini diterima secara langsung oleh para Pimpinan BAZNAS Kota Bandar Lampung, Ust. H. Ismail Saleh, S.H.i., M.H (Ketua), Cahyo Prabowo, S.P (Wakil Ketua II), H. Rusdi Said, S.E (Wakil Ketua III), H.M. Ruslan Ali (Wakil Ketua IV) serta Doni Peryanto, S.Pi (Kepala Pelaksana). Pada pertemuan ini kedua lembaga membahas bagaimana program kerja antar kedua lembaga serta SOP yang berlaku dalam hal penguatan tata kelola lembaga guna memberikan manfaat yang lebih banyak bagi para Musthaik dan Muzaki.

"Kami mengucapkan banyak terima kasih atas sambutan dari Para Pimpinan BAZNAS Kota Bandar Lampung, banyak hal yang bisa kita diskusikan guna memberikan hal-hal yang positif untuk kedua lembaga agar kedepan bisa menjadi lebih baik lagi. semoga silahturahmi ini tetap berjalan dan bisa kami sambut kedatangan rekan-rekan BAZNAS Kota Bandar Lampung di BAZNAS Kota Batam " tambah Ibu Hj. Sylvanni Syafruddin, Amd., CPS

Ada beberapa kesamaan program antara BAZNAS Kota Bandar Lampung dengan BAZNAS Kota Batam diberbagai bidang yang bisa diambil beberapa point untuk kebaikan kedua lembaga kedepannya. BAZNAS Kota Bandar Lampung dan BAZNAS Kota Batam sama-sama memiliki potensi ZIS yang cukup besar di sektor perusahaan, terutama perusahaan swasta.

"terima kasih dan selamat datang di Kantor BAZNAS Kota Bandar Lampung. Semoga kunjungan ini bisa memberikan manfaat kedua lembaga. kami tentunya akan banyak belajar dari BAZNAS Kota Batam dari aspek pengumpulan dan penyaluran yang luar biasa disana. Semoga nanti kami bisa silahturahmi ke BAZNAS Kota Batam. Salam hangat kami dari BAZNAS Kota Bandar Lampung untuk pimpinan dan keluarga besar BAZNAS Kota Batam" Tutup Ketua BAZNAS Kota Bandar Lampung, Ust. H. Ismail Saleh, S.H.i,.M.H


BAZNAS KOTA BANDAR LAMPUNG

21/05/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Bandar Lampung

Berita Terbaru

Penyaluran Bantuan Program Kesehatan
Penyaluran Bantuan Program Kesehatan
Bandar Lampung ( Senin 01 Desember 2025 ), BAZNAS Kota Bandar Lampung menyalurkan program kesehatan berupa bantuan pendamping biaya berobat. Penyaluran program bantuan ini disalurkan secara langsung oleh Ketua Baznas Kota Bandar Lampung, H. Ismail Saleh,S.Hi, M.H didampingi oleh Wakil Ketua II, Cahyo Prabowo, S.P. dengan penyerahan secara langsung ke Mustahik penerima program. Kedua Mustahik penerima program kesehatan ini mengalami gangguan kesehatan berupa jantung bocor dan komplikasi penyakit lainya yang mengharuskan keduanya rutin berobat lanjutan ke Rumah Sakit di Jakarta. Terima kasih orang baik yang sudah menyalurkan zakat infak sedekahnya melaluiBAZNAS Kota Bandar Lampung, sehingga semakin banyak Mustahik yang bisa dibantu melalui program program yang ada di BAZNAS Kota Bandar Lampung. Mari salurkan zakat infak sedekahnya melalui BAZNAS Kota Bandar Lampung untuk membantu saudara kita yang membutuhkan. BAZNAS KOTA BANDAR LAMPUNG
BERITA02/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Bandar Lampung
OPTIMALISASI PENGELOLAAN ZAKAT BERBASIS MASJID, BAZNAS KOTA BANDAR LAMPUNG LAKUKAN RAKOR UPZ MASJID KOTA  BANDAR LAMPUNG 
OPTIMALISASI PENGELOLAAN ZAKAT BERBASIS MASJID, BAZNAS KOTA BANDAR LAMPUNG LAKUKAN RAKOR UPZ MASJID KOTA  BANDAR LAMPUNG 
Bandar Lampung (Selasa, 23 September 2025) BAZNAS Kota Bandar Lampung melaksanakan kegiatan rapat koordinasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid se Kota Bandar Lampung yang dilakukan secara bertahap setiap pekan dengan mengundang 10 UPZ Masjid setiap pertemuan. Rakor UPZ Masjid ini merupakan bentuk monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh BAZNAS Kota Bandar Lampung terhadap UPZ Masjid yang ada di Kota Bandar Lampung, sebagaimana yang sudah diamanatkan didalam Undang-Undang 23 Tahun 2011. Pada kesempatan ini dihadiri oleh seluruh Pimpinan BAZNAS Kota Bandar Lampung dan juga perwakilan dari pengurus UPZ Masjid. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi pengurus UPZ Masjid guna memberikan manfaat yang lebih banyak bagi masyarakat (Muzaki dan mustahik) disekitar UPZ Masjid. BAZNAS KOTA BANDAR LAMPUNG
BERITA24/09/2025 | Humas BAZNAS Kota Bandar Lampung
Optimalkan Dana ZIS, BAZNAS RI Luncurkan UPZ Desa Seluruh Indonesia
Optimalkan Dana ZIS, BAZNAS RI Luncurkan UPZ Desa Seluruh Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa seluruh Indonesia mengoptimalkan pengelolaan dana zakat, infak dan sedekah (ZIS). UPZ Desa merupakan satuan organisasi yang dibentuk oleh BAZNAS untuk membantu pengumpulan zakat baik di lingkungan desa maupun kelurahan. Peluncuran UPZ Desa dilaksanakan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dan BAZNAS Award 2025 dengan tema “Menguatkan BAZNAS, Mendukung ASTACITA”, di Jakarta, Selasa (26/08/2025). "Pada hari ini kita luncurkan UPZ Desa seluruh Indonesia dalam rangka untuk mengoptimalkan dana zakat, infak dan sedekah agar betul-betul sesuai dengan tiga prinsip Aman BAZNAS, yakni Aman Syar'i, Aman Regulasi dan Aman NKRI," kata Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor. Achmad MA. Kiai Noor menambahkan, kehadiran UPZ Desa seluruh Indonesia memiliki dampak yang sangat besar bagi pengelolaan zakat di Indonesia. Hingga saat ini, kata Kiai Noor, telah terdaftar sebanyak 2.536 UPZ kecamatan, 12.728 UPZ desa/kelurahan, dan 41.504 UPZ masjid “Semua UPZ tersebut mempunyai tugas untuk menghimpun dan mengelola dana ZIS,” kata Kiai Noor. Menurut Kiai Noor, potensi penghimpunan UPZ Desa juga sangat besar karena masih banyak desa atau kelurahan di seluruh Indonesia, yang akan dibentuk UPZ. Sehingga diharapkan dapat terus mengoptimalkan perannya agar semakin banyak umat terlayani dalam melaksanakan zakat dan semakin banyak mustahik yang menerima manfaat. "Dengan adanya Rakornas dan BAZNAS Award 2025, kami berharap seluruh UPZ dapat meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam pengelolaan zakat, sehingga dapat memberikan kebermanfaatan nyata bagi umat," pungkasnya.
BERITA27/08/2025 | Humas BAZNAS
Cetak SDM Unggul, BAZNAS Buka Beasiswa Cendekia 2025 di 183 Kampus Dalam Negeri dan Mahad Aly
Cetak SDM Unggul, BAZNAS Buka Beasiswa Cendekia 2025 di 183 Kampus Dalam Negeri dan Mahad Aly
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali membuka program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) tahun 2025 di seluruh Indonesia dengan menggandeng 183 kampus seluruh Indonesia yang terdiri atas 133 kampus dalam negeri dan 50 kampus mahad aly, sebagai upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045. Peluncuran program Beasiswa Cendekia BAZNAS RI tahun 2025 dibuka Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Prof. Dr. Fauzan dan Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor Achmad MA., di Graha Utama Kemendibudristek, Jakarta, Senin (4/8/2025). Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA menyampaikan, Beasiswa Cendekia merupakan wujud nyata zakat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan mendorong lahirnya pemimpin-pemimpin masa depan. “Beasiswa Cendekia BAZNAS bukan hanya bantuan biaya pendidikan, tapi juga investasi SDM. Ini menjadi kontribusi nyata zakat dalam pembangunan nasional untuk mewujudkan Indonesia emas tahun 2045 yang selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs),” ujar Kiai Noor. Kiai Noor mengatakan, BAZNAS berkomitmen memberikan pendampingan dan pembinaan secara berkelanjutan kepada para penerima beasiswa agar memiliki kompetensi akademik, spiritual, dan sosial yang mumpuni. “Beasiswa ini khusus untuk dalam negeri. Kami juga punya beasiswa untuk ke luar negeri. Ke depan, tidak hanya fokus di Timur Tengah, karena kami juga telah memberikan beasiswa kepada 100 orang mahasiswa Indonesia di Rusia,” ucap Kiai Noor. Kiai Noor menambahkan, BAZNAS RI telah melakukan pertimbangan secara detail dan matang terkait kebutuhan Indonesia di tahun generasi emas pada 2045, termasuk menyiapkan generasi yang unggul, sehingga mampu berdaya saing. “Semua sudah kita pertimbangkan secara matang, kebutuhan Indonesia ke depan di tahu 2045 itu apa saja, SDM yang dibutuhkan itu seperti apa, karena di tahun emas, kalau SDM nya bukan SDM yang emas, maka kita akan ketinggalan sekali,” katanya. Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menambahkan, Beasiswa Cendekia BAZNAS mempunyai tiga tujuan utama, yaitu mengentaskan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, dan mengurangi kesenjangan. “Dengan tiga tujuan ini, kita harapkan dapat mempersiapkan SDM yang unggul dan berkualitas. Ketika mereka sudah lulus, mereka bisa naik kelas dan menjadi muzaki” ujar Saidah. Dia menegaskan, Beasiswa Cendekia BAZNAS tidak sekadar memberikan uang pendidikan, tetapi terdapat misi besar yaitu mengurangi angka kemiskinan dan menyiapkan generasi emas Indonesia di tahun 2045. “Saat ini kita bermitra dengan 183 kampus di 30 provinsi, 4 provinsi belum memiliki kampus mitra yaitu Maluku Utara, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Utara. Angka ini masih cukup kecil jika dibandingkan dengan jumlah kampus di seluruh Indonesia yang mencapai 4.437 kampus,” ucap Saidah. Program BCB tahun ini menargetkan mahasiswa aktif yang berprestasi namun memiliki keterbatasan ekonomi. Selain bantuan pendidikan, penerima manfaat juga akan mengikuti pembinaan yang dirancang khusus oleh BAZNAS agar lebih siap menghadapi tantangan global. Sejak pertama kali digulirkan pada tahun 2018 hingga 2024, Beasiswa Cendekia BAZNAS telah menjangkau lebih dari 34.603 peserta dari berbagai jenjang pendidikan, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Khusus Beasiswa Cendekia BAZNAS Dalam Negeri dan Ma’had Aly, tercatat telah menyasar lebih dari 8.297 mahasiswa, dengan alumni yang kini tersebar di seluruh Indonesia dan berkiprah di sektor publik, privat, maupun sosial, di mana lebih dari 11 persen alumni beasiswa kini telah menjadi muzaki. Turut hadir, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA., Pimpinan BAZNAS RI, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. H. Zainulbahar?Noor, SE, M.Ec., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman?Hosen, M.S., M.Ec., Ph.D., Kasubdit Edukasi, Inovasi, dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf Ditjen Bimas Islam Kemenag, Muhibuddin, Deputi 2 BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI Farid Septian, serta perwakilan para rektor dan penerima manfaat.
BERITA05/08/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS Kota Bandar Lampung Terima Laporan Pengelolaan ZIS Inisiatif Zakat Indonesia Perwakilan Lampung
BAZNAS Kota Bandar Lampung Terima Laporan Pengelolaan ZIS Inisiatif Zakat Indonesia Perwakilan Lampung
Bandar Lampung ( 31 Juli 2025 ) BAZNAS Kota Bandar Lampung menerima laporan pengelolaan Zakat infak dan sedekah semester 1 dari Lembaga Ambil Zakat Inisiatif Zakat Indonesia Perwakilan Lampung. Laporan diserahkan secara langsung oleh Staf inisiatif Zakat Indonesia Perwakilan Lampung kepada Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Bandar Lampung, Doni Peryanto, S.Pi. "Melaporkan pengelolaan Zakat infak dan sedekah oleh lembaga zakat kepada BAZNAS adalah salah satu kewajiban lembaga zakat sesuai dengan regulasi yang ada, seperti yang sudah kami jalankan selama ini" tambah staf Inisiatif Zakat Indonesia Perwakilan Lampung. BAZNAS Kota Bandar Lampung menyambut dengan baik lembaga zakat yang terus konsisten menyampaikan laporan ke BAZNAS agar bisa diintegrasikan datanya secara nasional ke BAZNAS Pusat, hal ini guna mengetahui capaian besaran pengelolaan Zakat infak dan sedekah yang ada di Kota Bandar Lampung. Menyampaikan laporan pengelolaan Zakat infak dan sedekah ke BAZNAS merupakan bentuk penerapan pengelolaan yang aman secara syar'i, aman secara regulasi dan aman secara NKRI, sebagaimana yang selama ini digaungkan oleh BAZNAS secara nasional. "Semoga ini bisa menjadi contoh bagi lembaga zakat lainya untuk taat dan mengikuti regulasi yang ada, agar perkembangan dan kebermanfaatan zakat terus meluas bisa dirasakan oleh masyarakat, baik muzaki ataupun mustahik" ujar Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Bandar Lampung, Doni Peryanto, S.Pi. BAZNAS KOTA BANDAR LAMPUNG
BERITA31/07/2025 | Humas BAZNAS Kota Bandar Lampung
Penjemputan Mahasiswa Magang MBKM FISIP UNILA
Penjemputan Mahasiswa Magang MBKM FISIP UNILA
Bandar Lampung ( 14 Juli 2025 ), BAZNAS Kota Bandar Lampung menyerahkan sebanyak 8 mahasiswa magang MBKM FISIP UNILA dari jurusan sosiologi sebanyak 8 orang yang sudah selesai magang di BAZNAS Kota Bandar Lampung sejak Maret s.d Juli 2025. Program magang MBKM ini merupakan bentuk kolaborasi dari lembaga pendidikan dengan lembaga zakat untuk bersinergi dalam edukasi serta literasi zakat yang ada di Kota Bandar Lampung. Pada kesempatan ini, serah terima penjemputan mahasiswa dilakukan di kantor BAZNAS Kota Bandar Lampung yang diserahkan oleh Ketua BAZNAS Kota Bandar Lampung, H. Ismail Saleh, S.H.i,. M.H didampingi oleh Wakil Ketua III, H. Rusdi Said, S.E beserta jajaran pelaksana BAZNAS Kota Bandar Lampung. Adapun dari pihak MBKM FISIP UNILA jurusan Sosiologi dihadiri oleh Para Dosen Pendamping Program MBKM FISIP UNILA. Semoga program sinergi ini dapat memberikan manfaat bagi kedua lembaga, khususnya bagi para mahasiswa peserta magang MBKM FISIP UNILA. Cahaya Zakat, kebaikan bagi mustahik dan muzaki... BAZNAS KOTA BANDAR LAMPUNG
BERITA14/07/2025 | Humas BAZNAS Kota Bandar Lampung
Lebaran Yatim dan Difabel, BAZNAS Kota Bandar Lampung Salurkan Paket Alat Tulis 
Lebaran Yatim dan Difabel, BAZNAS Kota Bandar Lampung Salurkan Paket Alat Tulis 
Bandar Lampung ( Jum'at, 4 Juli 2025 ), bertempat di Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, BAZNAS Kota Bandar Lampung salurkan paket alat tulis untuk anak yatim dan difabel yang berasal dari warga dilingkungan kantor BAZNAS Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini dalam rangka memeriahkan bulan Muharam 1447 H yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia secara serentak di seluruh Indonesia dengan bersinergi bersama BAZNAS dan LAZ, baik yang berada di pusat maupun yang ada di daerah. Pada kesempatan ini penyaluran paket alat tulis secara simbolis diserahkan secara langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kota Bandar Lampung bersama Kepala Kementerian Agama Kota Bandar Lampung. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat keberkahan bagi penerima dan juga bagi para Muzaki atau donatur. BAZNAS KOTA BANDAR LAMPUNG
BERITA04/07/2025 | Humas BAZNAS Kota Bandar Lampung
BAZNAS Kota Bandar Lampung Sinergi Khitanan Gratis Bersama UPZ Masjid
BAZNAS Kota Bandar Lampung Sinergi Khitanan Gratis Bersama UPZ Masjid
Bandar Lampung ( Ahad, 29 Juni 2025 ), BAZNAS Kota Bandar Lampung Sinergi Khitanan Gratis Bersama UPZ Masjid Al Muhajirin, Tanjung Senang. Kegiatan ini temasuk dalam program rangkaian menyambut Tahun Baru Islam 1447 H yang dilaksanakan oleh BAZNAS Kota Bandar Lampung. Pada kesempatan ini, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Cahyo Prabowo, S.P sekaligus mewakili Ketua BAZNAS Kota Bandar Lampung hadir secara langsung pada acara khitanan gratis tersebut untuk menyerahkan bantuan dari BAZNAS Kota Bandar Lampung."ini merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi kami dengan UPZ dalam hal ini UPZ Masjid Al Muhajirin, Tanjung Senang pada program khitanan gratis dan sekaligus menjadi bagian program memeriahkan Tahun Baru Islam 1447 H " tambah Cahyo Prabowo,S.P Tidak hanya khitanan gratis, dalam rangkaian menyambut Tahun Baru Islam 1447 H ini juga nanti rencananya akan diadakan kegiatan Santunan Yatim untuk program lebaran yatim bulan muharam ini.Semoga cahaya zakat semakin memberikan kebaikan dan keberkahan bagi Muzaki dan Mustahik.BAZNAS KOTA BANDAR LAMPUNG
BERITA30/06/2025 | Humas BAZNAS Kota Bandar Lampung
BAZNAS Kota Bandar Lampung Salurkan Bantuan Renovasi Masjid
BAZNAS Kota Bandar Lampung Salurkan Bantuan Renovasi Masjid
Senin (23 juni 2024) BAZNAS Kota Bandar Lampung menyalurkan program bantuan bidang advokasi dan dakwah khususnya bantuan renovasi pembangunan masjid. Bantuan Renovasi Masjid ini merupakan infak muqoyyad dari salah satu Muzaki BAZNAS Kota Bandar Lampung yang dititipkan penyaluran melalui BAZNAS Kota Bandar Lampung. Penyaluran infak muqoyyad ini disalurkan ke Masjid Tawakal, Jl. Pulau Damar, Way Dadi, Sukarame, Kota Bandar Lampung yang diterima secara langsung oleh Bendahara Masjid. Penyaluran bantuan dari BAZNAS Kota Bandar Lampung oleh Kepala Sekretariat, Doni Peryanto mewakili Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan. Semoga bermanfaat dan menjadi amal jariyah bagi muzaki. aamiin . . BAZNAS KOTA BANDAR LAMPUNG
BERITA24/06/2025 | Humas BAZNAS Kota Bandar Lampung
DIRGAHAYU KOTA BANDAR LAMPUNG : BANDAR LAMPUNG GEMILANG
DIRGAHAYU KOTA BANDAR LAMPUNG : BANDAR LAMPUNG GEMILANG
Bandar Lampung ( 17 Juni 2025 ), Bertepatan dengan hari ini tanggal 17 Juni 1862 atau sekitar 343 tahun yang lalu Bandar Lampung berdiri, Tak terasa sudah lebih dari 3 abad. Bandar Lampung secara resmi dijadikan nama kota pada Tahun 1983 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1983 yang meresmikan pemakaian nama Kota Bandar Lampung. Dikutip dari Buku "Sejarah Sosial Daerah Lampung Kotamadya Bandar Lampung" terbitan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan tahun 1984, pengajuan nama Bandar Lampung sebenarnya sudah dilakukan sejak tahun 1965. Sebelum bernama Bandar Lampung, kota ini bernama Kotamadya Tanjungkarang-Telukbetung. Dipilihnya nama Bandar Lampung diambil dari kata Bandar, karena dinilai kota pelabuhan yaitu pintu gerbang tempat keluar masuk orang dan barang. Hasil-hasil bumi dari kabupaten lain dikeluarkan ke luar melalui Kota Bandar Lampung sebelum dikirim ke provinsi lain utamanya Pulau Jawa. Oleh karena itu Bandar Lampung adalah bandar bagi daerah Provinsi Lampung. Kini, perkembangan Kota Bandar Lampung sangatlah pesat disemua bidang, sehingga merupakan salah satu kota yang sangat maju dan menjadi pusat bisnis bagi perusahaan nasional yang beroperasi di Provinsi Lampung, baik swasta maupun BUMN. Ini menunjukkan bukti eksistensi Kota Bandar Lampung yang terus menjadi “Bandar” bagi semua kalangan di Provinsi Lampung. Tidak hanya dari aspek bisnis ( ekonomi ), Kota Bandar Lampung juga menjadi salah satu Kota di Indonesia yang memiliki kepedulian yang tinggi terhadap perkembangan dunia filanthropi, khususnya Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) yang semakin berkembang. Ini semua berkat dukungan dari Pemerintah Kota Bandar Lampung, khususnya Walikota Bandar Lampung yang selalu mendukung setiap perkembangan ZIS yang dijalankan oleh BAZNAS Kota Bandar Lampung. Hal ini terbukti dengan beberapa kali mendapatkan penghargaan (BAZNAS AWARD) dari BAZNAS RI kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk kategori Kepala Daerah Pendukung Perkembangan Zakat di Indonesia. Semoga dengan usia 343 tahun ini, Kota Bandar Lampung selalu menjadi “Bandar Kebaikan” bagi setiap individu, agama, ras, suku, golongan, kelompok, perusahaan atau pun semua pihak khususnya di Kota Bandar Lampung demi mewujudkan Kota Bandar Lampung Gemilang melalui sinergi potensi lokal menuju kota yang sehat, cerdas, berbudaya, nyaman, unggul dan berdaya saing yang nantinya akan memberikan dampak positif bagi Provinsi Lampung dan juga Indonesia. Dirgahayu Kota Bandar Lampung ! Teruslah menjadi Kota yang Gemilang untuk menebarkan kebaikan Cahaya Zakat bagi Muzaki dan Mustahik. BAZNAS KOTA BANDAR LAMPUNG #HUT343BANDARLAMPUNG #DIRGAHAYUKOTABANDARLAMPUNG343 #BAZNASKOTABANDARLAMPUNG #CAHAYAZAKAT
BERITA17/06/2025 | HUMAS
Kunjungan Komisi IV DPRD OGAN ILIR di BAZNAS Kota Bandar Lampung
Kunjungan Komisi IV DPRD OGAN ILIR di BAZNAS Kota Bandar Lampung
Bandar Lampung ( 04 Juni 2025 ), BAZNAS Kota Bandar Lampung menerima kunjungan kerja dari Anggota Komisi IV DPRD Ogan Ilir, Sumatera Selatan yang bertempat di Kantor BAZNAS Kota Bandar Lampung, Jl. Basuki Rahmat, No. 26, Sumur Putri, Teluk Betung Selatan. Kunjungan kerja ini dihadiri oleh jajaran Anggota Komisi IV DPRD Ogan ILir dan disambut secara langsung oleh Pimpinan Bidang Keuangan dan Pelaporan BAZNAS Kota Bandar Lampung, H. Rusdi Said, S.E dan Kepala Pelaksana, Doni Peryanto,S.Pi serta staf pelaksana, Suhaimi Arsyad. Dalam hal ini, Anggota Komisi IV DPRD Ogan ILir berdiskusi mengenai tata kelola BAZNAS Kota Bandar Lampung dalam mengelola Zakat, Infak, Sedekah serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya dalam membantu mustahik yang ada d Kota Bandar Lampung. Tidak hanya itu, pertemuan ini juga membahas bagaimana bentuk kolaborasi antara BAZNAS Kota Bandar Lampung dengan Pemerintah daerah serta DPRD Kota Bandar Lampung dalam tata kelola ZIS selama ini di Kota Bandar Lampung.Diharapkan dari pertemuan ini akan memberikan input baru dan skema yang lebih apik lagi bagi BAZNAS Kabupaten Ogan Ilir dalam mengelola Zakat, Infak, Sedekah serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya agar semakin berdampak positif di masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Ogan Ilir itu sendiri.Semoga memberikan manfaat bagi semua lembaga, baik secara langsung maupun tidak langsung, agar semakin banyak manfaat zakat yang berdampak bagi Mustahik.BAZNAS KOTA BANDAR LAMPUNG#CAHAYAZAKAT
BERITA04/06/2025 | Humas BAZNAS KOta Bandar Lampung
Dekan IPB: Indonesia Kiblat Ideal Regulasi Pengelolaan Zakat di Dunia
Dekan IPB: Indonesia Kiblat Ideal Regulasi Pengelolaan Zakat di Dunia
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 dinilai sudah ideal karena telah menyeimbangkan peran negara dan masyarakat dalam pengelolaan zakat. Negara hadir melakukan pengelolaan sesuai syariat Islam, tanpa meniadakan peran serta masyarakat. Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University, Dr. Irfan Syauqi Beik, menganggap Indonesia merupakan kiblat ideal dalam regulasi zakat, karena pendekatan inklusif yang diambil dalam UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, yang mengakomodasi peran serta swasta dalam pengelolaan zakat. Menurut Irfan, berbeda dengan Malaysia dan Arab Saudi yang menerapkan sistem sentralistik di mana zakat sepenuhnya dikelola negara, Indonesia justru memberi ruang kepada pemerintah dan lembaga nonpemerintah untuk berperan aktif dalam pengumpulan dan penyaluran zakat. “Malaysia dan Saudi saat ini jadi parameter pengelolaan zakat terbaik secara administratif. Namun keduanya tegas tidak mengakomodasi peran swasta. Zakat sepenuhnya dikelola oleh pemerintah,” ujar Irfan saat memberikan keterangan di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Irfan mengingatkan, Undang-Undang 23/2011 sudah cukup akomodatif dan bijaksana dalam membangun sistem zakat nasional. Irfan menegaskan, kemajuan sistem zakat di Indonesia saat ini, yang ditandai peningkatan pengumpulan, penyaluran, serta pelaporan kinerja zakat secara transparan dan akuntabel, adalah hasil dari sinergi antara BAZNAS sebagai lembaga negara dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) sebagai mitra swasta. Dengan struktur regulasi yang terbuka dan inklusif, Irfan meyakini Indonesia berpotensi besar menjadi model ideal tata kelola zakat di tingkat global. Namun, ia menekankan pentingnya mempertahankan prinsip kemitraan strategis antara negara dan masyarakat, yang selama ini menjadi ciri khas sistem perzakatan Indonesia. Irfan menambahkan, bahwa pandangan yang terus menyudutkan fungsi regulator parsial dan koordinator pengelolaan zakat yang melekat pada BAZNAS, boleh jadi disebabkan oleh pengaruh praktik industri keuangan komersial yang operasionalisasinya didasarkan pada filosofi kompetisi bebas antar operator/lembaga keuangan yang ada. Akibat adanya kompetisi bebas ini, lanjut dia, maka diperlukan adanya wasit berupa regulator yang bersifat independen, yang tidak bisa diatur dan diintervensi oleh salah satu pihak yang berkompetisi. "Filosofi ini menjadikan antara lembaga keuangan pemerintah dan swasta, seperti bank BUMN dan bank swasta, menjadi dua kesebelasan yang berbeda, yang bertanding dalam satu liga keuangan domestik," kata dia. Filosofi ini, jelas Irfan, tidak sepenuhnya tepat jika dikaitkan pada sektor zakat. "Filosofi lembaga zakat haruslah menjadi satu tubuh, atau menjadi satu 'kesebelasan'. BAZNAS adalah kapten kesebelasan ini. Semua lembaga zakat seharusnya berpikir dalam satu konteks tubuh sistem perzakatan nasional, dan bukan berpikir sebagai dua entitas yang bertanding, di mana ada yang menang dan ada yang kalah," ucap dia. Dr. Irfan Syauqi Beik menyebutkan bahwa pengelolaan tata kelola zakat tidak bisa disamakan dengan pola manajemen modern. Logika zakat tidak sama dengan logika pengelolaan keuangan komersial, salah satunya merujuk pada Kitab al-Amwal karya Abu Ubayd (Abu Ubaid al-Qasim bin Salam) yang menyebutkan bahwa "zakat as a special institution of public finance", karena baik dari sisi harta objek zakatnya, dari sisi pihak yang wajib zakatnya, dari sisi penyaluran zakatnya, termasuk bagaimana teknis pengumpulannya, telah diatur dalam Al-Quran dan Hadits, di mana kewenangan pengelolaan zakat tersebut melekat pada penguasa atau pemerintah dan bukan pada masyarakat.
BERITA02/06/2025 | Humas BAZNAS
MONITORING DAN EVALUASI MAHASISWA MBKM FAKULTAS ILMU SOSIOL DAN ILMU POLITIK UNILA-BAZNAS KOTA BANDAR LAMPUNG
MONITORING DAN EVALUASI MAHASISWA MBKM FAKULTAS ILMU SOSIOL DAN ILMU POLITIK UNILA-BAZNAS KOTA BANDAR LAMPUNG
Monitoring dan Evaluasi Mahasiswa MBKM Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNILA - BAZNAS Kota Bandar Lampung Bandar Lampung (28 Mei 2025) BAZNAS Kota Bandar Lampung menerima kunjungan dari Tim Monev MBKM FISIP UNILA di Kantor BAZNAS Kota Bandar Lampung. Kunjungan ini dalam rangka melakukan monitoring dan evaluasi terhadap program mahasiswa magang MBKM FISIP UNILA di BAZNAS Kota Bandar Lampung yang sudah berjalan selama 3 bulan. Dalam kunjungan ini Tim MBKM FISIP UNILA yakni, Drs. Suwarno, M.H. Damar Wibisono, S.Sos., M.A Drs. Pairul Syah, M.H. selaku dosen FISIP UNILA yang disambut secara langsung oleh Kepala Pelaksana BAZNAS Kota Bandar Lampung, Doni Peryanto,S.Pi dan jajaran staf pelaksana. Semoga terus terjalin sinergi dan kolaborasi kebaikan untuk kebangkitan Zakat di Kota Bandar Lampung antara institusi pendidikan dengan lembaga pengelola zakat. BAZNAS KOTA BANDAR LAMPUNG
BERITA28/05/2025 | HUMAS BAZNAS KOTA BANDAR LAMPUNG
INSPIRASI HARI INI
INSPIRASI HARI INI
INSPIRASI PAGI Oleh Dr. Abdul Aziz (Wakil Ketua 1 BAZNAS Kota Bandar Lampung) Burung elang dan gagak, adalah jenis burung yang suka petualang, tangguh dan kuat, elang fokus pada tujuan dan citanya, sedangkan gagak maunya diakui sebagai yang terhebat dan terkuat, usil dan senang sekali mengganggu yang lainnya, bahkan tidak segan untuk menyakiti siapapun dan dimanapun. Melihat elang terbang melesat cepat dengan gagah dan lincahnya, gagak nggak suka, timbul rasa ingin mengganggu, tanpa ragu gagak mengejar, elang sengaja melambatkan terbangnya, karena penasaran, gagak hinggap di punggung elang, langsung menggigit lehernya, elang tersenyum, tetap terasa gigitan gagak, namun tidak berbahaya, elang dilindungi bulu bulu yang tebal sebagai perisai, namun tidak bisa dibiarkan, gigitan paruh gagak bisa masuk terlalu dalam, itu berbahaya. Elang tidak menanggapinya, untuk bertarung atau menyerang burung gagak, elang tidak mau menghabiskan waktu dan energi dengan meladeni ke-iri hati-an gagak. Elang tancap gas, membuka sayapnya selebar-lebarnya, mengepakkannya sekuat-kuatnya, melesat terbang tinggi menembus langit, dengan kecepatan dan ketinggian yang tidak terbayangkan oleh gagak, semakin tinggi elang terbang, semakin sulit bagi gagak untuk bernafas, dan akhirnya gagak terpental jatuh karena kelelahan dan kekurangan oksigen. Ibrahnya, kita tidak perlu menanggapi, tidak perlu merespon, tidak perlu menjawab, tidak perlu menggubris dan tidak perlu memasukkan kedalam hati sehingga menjadi beban perasaan dan beban hidup, semua omongan, semua tuduhan, semua fitnah, semua nyinyiran, semua kritikan miring, semua hal yang menyakitkan hati dan perasaan, dan semua hal yang mengganggu pikiran, karena semua itu, merugikan kita sendiri. Fokuslah pada tujuan dan cita, gali terus potensi, buka sayap selebar mungkin, kepakkan sayap sekuat mungkin, terbanglah setinggi mungkin, melesatlah secepat mungkin, fokus, teruslah berdo'a dalam setiap langkah dan denyut nadi, si pengganggu niscara akan jatuh dengan sendirinya. Berhentilah membuang waktu dan energi dengan meladeni burung-burung gagak dalam kehidupanmu. Tabik Pun
BERITA27/05/2025 | Nia Daniati
Bersama Wapres Gibran, BAZNAS dan Kemensos Tinjau Pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera di Indramayu
Bersama Wapres Gibran, BAZNAS dan Kemensos Tinjau Pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera di Indramayu
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung proses pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Jumat (23/5/2025). Proyek tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Kementerian Sosial (Kemensos), dan Pemerintah Daerah. Didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, M.Si, CFRM, Wapres Gibran menyampaikan apresiasi atas kolaborasi multipihak dalam membangun pemukiman layak bagi komunitas nelayan. “Hari ini saya khusus ke Indramayu, tadi pagi saya ke pasar, lalu bertemu Bupati dan Wakil Bupati. Tadi juga bersama Wakil Gubernur mengecek kesehatan gratis dan program Makan Bergizi Gratis, dan sekarang kita melihat proses pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera,” ujar Wapres. “Kita lihat tadi bantuan dari BAZNAS dan juga pembangunan masjid, insya Allah bulan Juli nanti sudah jadi,” imbuh Wapres. Wapres berharap rumah-rumah yang telah dibangun bisa dimanfaatkan dengan baik oleh warga dan tidak dialihfungsikan. “Kami berharap kalau nanti rumahnya sudah jadi, rumah yang disediakan ini bisa dirawat, dan mohon maaf jangan dijual,” kata Wapres mengingatkan. Pada kesempatan yang sama, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., menyebutkan, BAZNAS berperan dalam mendanai sejumlah aspek teknis proyek, termasuk infrastruktur sosial dan insentif tenaga kerja lokal. “Kami menyalurkan bantuan dengan membangun ZCorner, masjid, dan juga unit usaha. Kami juga membantu membayar tukang yang membangun 90 rumah di sini. Pemerintah Daerah menyiapkan lahannya, kami yang membayar tukangnya, dan anggaran rumahnya dari Kemensos. Ini kolaborasi yang luar biasa,” ucap Rizaludin. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada para muzaki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalu BAZNAS. “Terima kasih juga kepada para muzaki yang telah mempercayakan dananya kepada BAZNAS,” katanya. Proyek pembangunan kampung nelayan ini berada di atas lahan seluas 1,6 hektare, yang akan menampung 259 jiwa. Wakil Menteri Sosial RI menjelaskan, proyek ini ditujukan bagi masyarakat pesisir terdampak rob dan dirancang untuk mendukung kemandirian keluarga. “Pembangunan dimulai dengan peletakan batu pertama pada 5 Desember 2024. Kita berharap di akhir Juli 2025 sudah bisa ditempati. Sekarang tinggal tahap finishing, seperti pengecatan dan pembangunan masjid. Kami juga berdayakan masyarakat dengan pelatihan-pelatihan. Ketika suaminya melaut, ibunya bisa berjualan. Harapannya, keluarga bisa mandiri,” katanya.
BERITA26/05/2025 | Humas BAZNAS
Hadirkan Bulan Pendayagunaan 2025, BAZNAS Dorong Momentum Kebangkitan Zakat
Hadirkan Bulan Pendayagunaan 2025, BAZNAS Dorong Momentum Kebangkitan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyelenggarakan rangkaian kegiatan bertajuk Bulan Pendayagunaan BAZNAS 2025 dengan tema “Merangkai Dampak, Refleksi Membangun Harapan”. Kegiatan ini akan berlangsung selama satu bulan, mulai 20 Mei hingga 20 Juni 2025, dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Kegiatan ini merupakan ajang ekspose capaian program pendayagunaan zakat selama lima tahun terakhir (2020–2025), serta momentum untuk memperkuat peran strategis zakat dalam pembangunan kesejahteraan umat. Pembukaan Bulan Pendayagunaan BAZNAS 2025 ini diselenggarakan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Kamis (22/5/2025). Hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Hukum Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani, Deputi1 Bidang Pengumpulan M. Arifin Purwakananta, Deputi 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si., berserta jajaran. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menegaskan pentingnya kepercayaan dalam pengelolaan zakat. Menurutnya, kekuatan BAZNAS bukan semata pada regulasi, tetapi pada amanah dan religiusitas para pengurus serta muzaki. “Regulasi memang penting, tapi kepercayaan masyarakat jauh lebih utama. Zakat bukan hanya soal membersihkan harta benda, tetapi juga menyucikan jiwa pemiliknya agar menjadi lebih tenang,” ucap Prof. Noor. Prof. Noor menambahkan bahwa kolaborasi antara amil, muzaki, dan mustahik harus terus diperkuat. Dalam bulan pendayagunaan ini, BAZNAS akan memantau perkembangan mustahik, apakah ada di antara mereka yang telah menjadi muzaki, sekaligus melihat kualitas hubungan ketiganya. “Kita tidak ingin zakat hanya dipandang dari sisi ekonomi. Zakat harus benar-benar menjadi alat pemberdayaan umat, menciptakan transformasi sosial yang nyata,” tuturnya. Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan gagasan inovatif dari Direktorat Pendayagunaan untuk melakukan penyegaran sekaligus konsolidasi gerakan pendayagunaan zakat secara nasional. “Bulan ini berkaitan dengan momentum Kebangkitan Nasional, jadi kami ingin mengkonsolidasikan seluruh kegiatan pendayagunaan yang ada,” ujarnya. Menurut Saidah, BAZNAS berkomitmen memaksimalkan seluruh potensi zakat, infak, dan sedekah agar dampaknya semakin dirasakan oleh para mustahik. Momentum ini dimanfaatkan sebagai titik awal untuk memaksimalkan semua sumber daya yang dimiliki lembaga. “Selama empat tahun terakhir, kami telah melaksanakan berbagai program pendayagunaan. Kini saatnya melakukan refleksi sejauh mana dampaknya terhadap masyarakat, serta melihat inovasi-inovasi apa yang bisa dikembangkan ke depan,” tambahnya. Saidah juga menegaskan, salah satu indikator keberhasilan program zakat adalah munculnya muzaki baru dari kalangan mustahik. Karena itu, bulan pemberdayaan ini akan difokuskan pada refleksi, konsolidasi, serta penyerapan ide-ide baru demi peningkatan kualitas program. “Kami percaya bahwa jika program dikelola dengan penuh keikhlasan dan profesionalitas, maka spektrumnya akan sampai dari hati ke hati. Ini menjadi nilai utama yang kami pegang dalam pengelolaan zakat,” jelasnya. Melalui Bulan Pendayagunaan 2025 ini, BAZNAS ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk merayakan keberhasilan, mengakui tantangan, dan membangun harapan baru melalui zakat. Zakat adalah cahaya yang menerangi jalan keluar dari kemiskinan, keterbatasan, dan ketimpangan. Dengan sinergi yang kuat, komitmen yang tulus, dan visi yang jelas, zakat akan menjadi kekuatan utama dalam membangun Indonesia yang lebih adil, sejahtera, dan bermartabat. Beberapa rangkaian rangkaian kegiatan unggulan pada kegiatan Bulan Pendayagunaan ini antara lain: Pelatihan Online Kompetensi Khusus, ZCoffee Cupping Event, Pendayagunaan Night: Zakat Impact Story Campaign, Colloquium Pendayagunaan bersama tokoh-tokoh nasional, BAZNAS Development Forum (BDF) bersama BPS dan World Bank), dan Peluncuran Buku Capaian dan Zakat Empowerment Awards.
BERITA23/05/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI Dorong 10.000 Penerima Beasiswa Santri 2025 Jadi Generasi Unggul dan Berdaya Saing
BAZNAS RI Dorong 10.000 Penerima Beasiswa Santri 2025 Jadi Generasi Unggul dan Berdaya Saing
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mendorong para penerima Beasiswa Santri 2025 dapat membangun kualitas diri, kemandirian, dan kepemimpinan untuk menjadi generasi yang unggul dan berdaya saing di tengah dinamika zaman. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI, Farid Septian, S.Sos., M.Hum., saat membuka acara Pembinaan Peserta Beasiswa Santri BAZNAS bertema Temukan Versi Terbaikmu, yang diikuti oleh 10.000 penerima beasiswa santri di seluruh Indonesia. Acara ini diselenggarakan secara daring melalui kanal Youtube BAZNAS TV, Kamis (22/5/2025). Dalam sambutannya, Farid menyampaikan, program beasiswa santri BAZNAS merupakan jembatan untuk santri-santri berprestasi mencapai mimpi mereka masuk ke perguruan tinggi favorit agar menjadi lebih baik. Hal ini tentunya sejalan dengan astacita juga dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045. “Ini semua tidak berarti tanpa adanya proaktifitas dan kesungguhan belajar dari para santri. Masuk ke perguruan tinggi merupakan tiket menuju masa depan, tetapi tetap harus diiringi dengan kesungguhan belajar dan doa kepada Allah,” ujar Farid. Hal tersebut, menurut Farid, penting dilakukan mengingat salah satu misi BAZNAS RI adalah melakukan pendistribusian dan pendayagunaan dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL) untuk meningkatkan kesejahteraan umat serta mengentaskan kemiskinan. “Program ini memang sangat penting sekali, karena kalau kita berkaca dari data berkaitan dengan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi ini sering kita sampaikan di beragam kesempatan bahwa angka partisipasi pendidikan di Indonesia baru mencapai 31,40 persen, tetangga kita Malaysia 43 persen, sementara Singapura mencapai 91,09 persen,” katanya. Ia menambahkan, data tersebut menunjukkan bahwa penduduk Indonesia yang berada di usia kuliah rentang 19-23 tahun itu hanya terdapat 31 dari 100 orang yang menjadi mahasiswa untuk level strata 1, dan makin kecil lagi untuk level strata di atasnya. “Oleh karena itu, program beasiswa santri ini merupakan jembatan bagi adik-adik santri di pesantren untuk melanjutkan pendidikan mereka menjajaki ilmu ke perguruan tinggi favorit. Di tahun 2025 ini, kami telah memberikan 10.000 beasiswa santri,” kata Farid. Secara terpisah, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan, santri hari ini harus siap menjawab tantangan zaman, tidak hanya piawai dalam ilmu agama, tetapi juga adaptif terhadap perubahan sosial dan teknologi. “Beasiswa yang diberikan BAZNAS tak berhenti pada bantuan biaya pendidikan. Ada misi lebih besar yang diusung yaitu mencetak generasi santri yang tidak hanya kuat secara spiritual, tapi juga siap bersaing secara intelektual dan sosial,” ucap Saidah. Salah satu alumnus penerima beasiswa santri 2023, Muhammad Fachry Alfareeza mengaku bersyukur dengan hadirnya beasiswa yang diberikan oleh BAZNAS RI karena memiliki manfaat yang sangat luar biasa bagi santri-santri di pesantren yang terkendala biaya untuk melanjutkan pendidikan. “Saya merasakan beasiswa dari BAZNAS ini sangat luar biasa, apalagi bagi kami sebagai seorang santri yang melatarbelakangi kami untuk melanjutkan kuliah adalah faktor biaya, dan alhamdulillah BAZNAS memberikan kesempatan kepada kami untuk bisa mempersiapkan diri menuju perguruan tinggi di seluruh Indonesia,” katanya.
BERITA23/05/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS RI Hadirkan Layanan Kurban untuk Palestina
BAZNAS RI Hadirkan Layanan Kurban untuk Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghadirkan layanan Kurban Berkah BAZNAS untuk disalurkan kepada warga Palestina yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan berkepanjangan akibat agresi militer dan blokade. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., mengatakan, program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam memperluas manfaat kurban ke wilayah-wilayah yang terdampak konflik dan rawan pangan. “Kami ingin memastikan bahwa daging kurban dari masyarakat Indonesia bisa menjadi simbol kepedulian dan kekuatan persaudaraan lintas batas negara,” ujar Rizaludin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (21/5/2025). Rizaludin menegaskan, BAZNAS RI akan memastikan distribusi hewan kurban berjalan aman dan tepat sasaran yang akan dibagikan kepada keluarga miskin serta pengungsi yang sangat membutuhkan di Palestina. Rizaludin mengungkapkan, masyarakat Indonesia dapat berpartisipasi dalam program ini melalui kanal digital resmi BAZNAS. Laporan distribusi akan dibuka untuk publik, termasuk dokumentasi visual dari proses penyembelihan dan penyaluran, sebagai wujud transparansi dan tanggung jawab. “Lewat Kurban Berkah BAZNAS, kita ingin tunjukkan bahwa Indonesia hadir tidak hanya dengan doa, tetapi juga dengan bantuan kemanusiaan yang sampai ke tempat mereka,” tutup Rizaludin. BAZNAS mengajak seluruh masyarakat Indonesia, khususnya calon mudohi untuk menunaikan ibadah kurban melalui BAZNAS, berkurban yang terbaik sesuai syariah dan sepenuhnya untuk kemaslahatan umat. Pilihan Hewan Kurban Berkah BAZNAS: Kambing: Rp7.200.000 Domba: Rp9.700.000 Sapi: Rp56.700.000 Transfer Kurban ke: BSI 100.078.2854 Mandiri 122.001.771.7771 BRI 0504.01.000.425.309 BNI 777.4040.408 BCA 686.073.7777 a.n Badan Amil Zakat Nasional Atau kunjungi: baznas.go.id/kurban Info & Konfirmasi: Telepon: 14050 / 021 50847142 WhatsApp: wa.me/6281188821818 E-mail: [email protected]
BERITA22/05/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS Tanggap Bencana Bantu Evakuasi Korban Banjir di Trenggalek
BAZNAS Tanggap Bencana Bantu Evakuasi Korban Banjir di Trenggalek
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Trenggalek turun langsung membantu proses evakuasi warga terdampak banjir yang melanda Kelurahan Tamanan, Kecamatan Trenggalek. Sebanyak 13 personel BTB Trenggalek dikerahkan dalam aksi kemanusiaan ini, lengkap dengan satu perahu karet, satu unit mobil, dan satu unit motor trail untuk menjangkau wilayah-wilayah yang sulit diakses. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyamapaikan, kehadiran tim BTB di lokasi bencana mencerminkan komitmen BAZNAS untuk selalu cepat tanggap, menjadi tangan pertama yang menjangkau mereka yang terdampak musibah. "BAZNAS hadir untuk memastikan evakuasi berjalan aman dan warga terdampak segera mendapat bantuan dasar, termasuk makanan melalui kolaborasi dapur umum," ujar Saidah dalam keterangan tertulisnya, Rabu (21/5/2025). Saidah mengungkapkan, selain evakuasi, tim BTB juga melakukan koordinasi intensif dengan berbagai unsur lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Trenggalek untuk memastikan distribusi bantuan berjalan efisien dan merata. “Salah satu bantuan yang kami salurkan adalah menyiapkan dapur umum bersama pemerintah setempat guna memenuhi kebutuhan pangan warga yang mengungsi,” ucap Saidah. Saidah menambahkan, proses evakuasi berlangsung lancar meski cuaca gerimis dan wilayah tergenang air di beberapa titik. Sejumlah warga lansia, anak-anak, dan perempuan menjadi prioritas dalam upaya penyelamatan. "Kami mengutamakan keselamatan jiwa dan kebutuhan dasar. Ini bukan hanya soal bantuan fisik, tapi juga solidaritas kemanusiaan yang harus terus dijaga," kata Saidah. Sementara itu, anggota Tim BTB Trenggalek, Fahrul mengatakan, Tim BTB merupakan salah satu unit strategis yang bertugas merespons bencana alam dan non-alam secara cepat dan terstruktur. “Respons ini juga merupakan bentuk kontribusi dan kepedulian BAZNAS RI dalam menanggapi isu-isu kebencanaan, termasuk musibah banjir. Tim BTB telah siap siaga dan langsung merespons banjir yang melanda wilayah Trenggalek,” katanya.
BERITA22/05/2025 | Humas BAZNAS
Ketua MUI: Negara Urus Zakat itu Sah dan Penting. Partisipasi Masyarakat Tidak Terhambat
Ketua MUI: Negara Urus Zakat itu Sah dan Penting. Partisipasi Masyarakat Tidak Terhambat
Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi, KH. Masduki Baidlowi mengemukakan, keterlibatan negara dalam pengelolaan zakat adalah sah dan penting. Ia merujuk Fatwa MUI No. 8 Tahun 2011 tentang Amil Zakat, yang memperlihatkan pentingnya peran fasilitatif pemerintah dalam pembentukan Amil Zakat. Dalam ketentuan Fatwa 8/2011 itu, ada dua model pembentukan amil zakat. Pertama, diangkat oleh pemerintah. Kedua, dibentuk oleh Masyarakat, kemudian disahkan oleh pemerintah. “Pemerintah dan masyarakat sama-sama menjalankan peran penting dalam pengelolaan zakat. Peran pemerintah tidak diabaikan. Partisipasi masyarakat tetap difasilitasi,” kata Kiai Masduki. Salah satu rujukan dalam konsideran fatwa tersebut adalah pendapat Ibnu Qosim dalam Kitab Fathul Qorib (Syarah Bajuri) yang menjelaskan definisi Amil adalah: Seseorang yang ditugaskan oleh imam (pemimpin negara) untuk mengumpulkan dan mendistribusikan harta zakat. “Di sini, terbaca peran negara dalam pembentukan amil zakat,” Kiai Masduki menambahkan. Keterlibatan negara dalam pengelolaan zakat, kata Kiai Masduki, dalam rangka optimalisasi pencapaian tujuan kemasalahatan. Salah satu kaidah fiqhiyah referensi konsideran Fatwa 8/2011 adalah, Tasharruful Imam ‘alar Ra’iyyah Manuthun bil Mashlahah (Tindakan pemimpin [pemegang otoritas] terhadap rakyat harus mengikuti kemaslahatan). “Relasi agama dan negara di Indonesia ini khas. Meskipun bukan negara agama, Indonesia bukan nagara yang meminggirkan urusan agama,” ujar alumni Pesantren Sidogiri, Pasuruan, Jawa Timur ini. “Relasi agama dan negara bersifat simbiotik. Negara tidak masuk ke wilayah doktirin agama, tapi memfasilitasi tata kelola urusan agama.” Dalam hal zakat, lanjut Kiai Masduki, bukan negara yang mewajibkan zakat. Itu ranahnya agama. Namun karena zakat berdimensi publik, dapat mendukung pencapaian kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan, negara mendukung, salah satunya dengan membentuk BAZNAS. Seperti disebutkan dalam UU 23/2011 tentang Pengelolaan Zakat, Pemerintah membentuk BAZNAS. Status BAZNAS adalah lembaga pemerintah nonstruktural, bersifat mandiri, dan bertanggung jawab kepada Presiden. Meski lembaga pemerintah, keanggotaan BAZNAS sebagian besar dari unsur masyarakat. BAZNAS terdiri sebelas orang anggota. Delapan di antaranya dari unsur Masyarakat. Hanya tiga orang dari unsur pemerintah. Anggota BAZNAS dari unsur masyarakat harus mendapat pertimbangan DPR, sebagai wakil rakyat, baru dapat diusulkan Menteri Agama, untuk diangkat oleh Presiden. Selain BAZNAS, partisipasi masyarakat difasilitasi dalam bentuk Lembaga Amil Zakat (LAZ). Masyarakat dapat membentuk LAZ dengan izin menteri dan rekomendasi BAZNAS. “Izin dan rekomendasi ini lebih dalam kerangka agar lebih terintegrasi dan sama-sama menjaga akuntabilitas, sehingga daya guna dan hasil gunanya makin efektif,” kata Kiai Masduki. BAZNAS dan LAZ Sama-Sama Harus Diaudit Bahwa LAZ wajib membuat laporan teraudit berkala kepada BAZNAS, kata Kiai Masduki, itu lebih dalam kerangka koordinasi. BAZNAS sendiri pun juga diwajibkan membuat laporan berkala sesuai jenjang masing-masing. BAZNAS tingkat kabupaten/kota, misal, selain harus lapor ke BAZNAS Provinsi, juga wajib lapor ke Pemda setempat. Sementara BAZNAS Pusat, selain lapor berkala ke Presiden, melalui Menag, juga harus lapor ke DPR. Ketentuan harus ada audit syariah dan audit keuangan kepada LAZ, juga diberlakukan pada BAZNAS di semua jenjang. Itu diatur dalam PP 14/2014 tentang Pelaksanaan UU Zakat. “Jadi, ini telah ditata secara terlembaga dan sistematis. Bahwa ada beberapa bagian yang harus diperbaiki, tidak berarti dalam bentuk menghapus peran negara,” kata Kiai Masduki. Partisipasi Masyarakat Kelola Zakat Meningkat Keterlibatan negara tidak menghambat peran masyarakat. Bahkan peran amil perorangan, seperti dijalankan para kiai di pesantren, atau takmir masjid, pada daerah terpencil yang belum terjangkau BAZNAS dan LAZ, itu juga masih bisa difasilitasi. “Syaratnya tidak berat. Hanya diminta memberitahukan secara tertulis ke Kepala KUA di tiap kecamatan,” kata Kiai Masduki. Sebelum UU 23/2011, tercatat baru ada 18 LAZ. Saat ini, dilaporkan sudah ada 181 LAZ berizin. Terdiri dari 48 LAZ nasional, seperti Dompet Dhuafa, LAZ Muhammadiyah, dan LAZIS NU, kemudian ada 41 LAZ provinsi, dan 92 LAZ kabupaten/kota. Dilaporkan pula, pengumpulan LAZ lebih tinggi dari pengumpulan BAZNAS secara nasional. Pada 2023, pengumpulan LAZ mencapai Rp 6,5 triliun, sementara pengumpulan BAZNAS sekitar Rp 3,7 triliun. *
BERITA20/05/2025 | Humas BAZNAS
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Bandar Lampung.

Lihat Daftar Rekening →